News & Research

Reader

Bursa Pagi: Global-Regional Mixed Cenderung Turun, Adang Peluang Penguatan IHSG
Wednesday, September 28, 2022       08:23 WIB

Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Rabu (28/9), dibuka  mixed  cenderung melemah, melanjutkan pergerakan indeks acuan pada sesi penutupan bursa saham utama Eropa dan Wall Strret yang bervariasi.
Mengawali sesi perdagangan hari ini, indeks ASX 200, Australia dibuka sedikit menguat di kisaran level 6.504. Investor menunggu rilis data penjualan ritel Agustus yang diekspektasikan lebih tinggi 0,4% dari Juli yang mencapai 1,3%. Indeks berlanjut menguat 0,12% (7,9 poin) menjadi 6.504,1 pada pukul 8:15 WIB.
Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka turun 0,43%, namun Kosdaq menguat 0,27%. Kospi berlanjut melemah 0,25% menjadi 2.218,2.
Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang mereosot 0,79% (-209,34 poin) ke level 26.362,53, setelah dibuka melorot 0,68%, dan Topix drop 0,67%. Rilis risalah rapat Bank of Japan Jul lalu memperlihatkan kemungkinan perlambatan inflasi pada tahun fiskal 2023, meskipun harga komoditas teris meningkat.
Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka turun, mencapai 0,88% (-15,92 poin) ke level 17.703,39, pad apukul 8:40 WIB. Indeks Shanghai Composite, China melemah 0,15% menjadi 3.089,1.
Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada pergerakan indeks acuan di bursa saham global dan regional yang bervariasi cenderung melemah. IHSG ditutup melemah 0,21% menjadi 7.112 pada sesi perdagangan kemarin. Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange melorot 0,76% ke level USD23,59.
Beberapa analis memperkirakan pergerakan IHSG hari ini masih akan berada dalam fase  bearish , dengan peluang berbalik arah. Sejumlah indkator pergerakan indeks mengindikasikan adanya peluang penguatan secara terbatas jika mampu melalui level 7.150.
Tim Riset Indo Premier berpendapat, bervariasinya indeks di bursa Wall Street setelah beberapa hari sebelumnya mengalami tekanan jual yang cukup besar, diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. Sementara itu naiknya beberapa harga komoditas seperti minyak mentah, CPO, dan timah berpeluang menjadi tambahan sentimen positif untuk IHSG .
IHSG diprediksi bergerak menguat dengan  support  di level 7,080 dan  resistance  di level 7,140.
Amerika Serikat dan Eropa
Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi ditutup turun lebih dalam ke area  bear market.  Beberapa pejabat The Fed menunjukkan keinginan untuk lebih banyak kenaikan suku bunga, bahkan dengan risiko resesi. The Fed diperkirakan akan mendorong kisaran target the Fed  funds rate  menjadi antara 4,75% dan 5,00% pada kuartal pertama 2023. Imbal hasil US Treasury 10-tahun menyentuh level tertinggi dalam lebih dari 12 tahun
Tujuh dari 11 indeks sektor S&P 500 melorot, dipimpin kejatuhan indeks utilitas dan kebutuhan pokok konsumen sekitar 1,7%. Indeks sektor energi menguat 1,2% setelah Swedia meluncurkan penyelidikan kemungkinan sabotase dalam kebocoran dua pipa Rusia yang memuntahkan gas ke Laut Baltik. Tesla dan Nvidia melejit 2,5% dan 1,5%, menjaga Nasdaq bertahan di wilayah positif.
  • Dow Jones Industrial Average turun 0,43% (-125,82 poin) ke posisi 9.134,99.
  • S&P 500 melemah 0,21% (-7,75 poin) menjadi 3.647,29.
  • Nasdaq Composite Index menguat 0,25% (26,58 poin)ke level 10.829,50.

Bursa saham utama Eropa tadi malam juga ditutup dengan memperpanjang aksi jual didorong meningkatnya ketakutan resesi. Bursa saham London terhuyung-huyung akibat kekhawatiran tentang rencana ekonomi yang baru. Poundsterling pulih dari rekor terendah di tengah kekhawatiran tentang dampak dari "anggaran mini" Inggris.
Indeks STOXX 600 melemah 0,13% menjadi 388,24 setelah sesi yang bergejolak. Saham pertambangan, energi dan  healthcare  menguat, diimbangi penurunan tajam saham perbankan dan utilitas. Saham Nexi melambung 2,7% setelah memperkirakan menghasilkan kelebihan uang sekitar 2,8 miliar euro pada 2023-2025. STOXX 600 kehilangan 4,4% dalam empat sesi terakhir.
  • DAX 40 Jerman tergelincir 0,72% (-88,24 poin) ke level 12.139,68.
  • CAC 40 Prancis berkurang 0,27% (-15,57 poin) menjadi 5.753,82.
  • FTSE 100 Inggris turun 0,52% (-36,36 poin) ke posisi 6.984,59.

Nilai Tukar Dolar AS
Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi berakahir cenderung mendatar. Indeks Dolar (Indeks DXY) bergerak di kisaran 104,10. Minat terhadap aset berisiko masih lemah setelah pejabat The Fed berbicara kemungkinan lebih banyak kenaikan suku bunga. Presiden The Fed Minneapolis, mengatakan The Fed harus terus melakukan pengetatan sampai memiliki bukti inflasi bergerak melemah.
Kepala Ekonom Bank of England mengatakan BoE kemungkinan akan memberikan "respons kebijakan yang signifikan" terhadap pengumuman pemotongan pajak pemerintah tetapi harus menunggu hingga rapat November.
Investor juga mempersiapkan portofolio mereka untuk akhir kuartal. Pergerakan pasar relatif ringan, euro masih tidak jauh dari level terendah lebih dari 20 tahun, yen masih bergerak di kiasaran level terendah 24 tahun, dan poundsterling hanya sedikit di atas rekor terendahnya terhadap dolar AS. Pasar ketakutan oleh RAPBN yang diusulkan Pemerintah Inggris, yang akan bergantung pada pemotongan pajak guna memacu pertumbuhan.
Kurs spot dolar

Currency

Value

Change

% Change

Time (ET)

Euro (EUR-USD)

0.9593

-0.0001

-0.01%

7:43 PM

Poundsterling (GBP-USD)

1.0722

-0.0011

-0.10%

7:43 PM

Yen (USD-JPY)

144.78

-0.02

-0.01%

7:42 PM

Yuan (USD-CNY)

7.1761

0.0388

+0.54%

11:29 AM

Rupiah (USD-IDR)

15,124

-5.50

-0.04%

3:59 AM

Sumber : Bloomberg.com, 27/9/2022 (ET)
Komoditas
Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea dini hari tadi ditutup menguat, bangkit dari level terendah sembilan bulan sehari sebelumnya. Pembatasan pasokan di Teluk Meksiko menjelang Badai Ian dan pelemahan dolar AS dari level tertinggi dua dekade mendorong harga minyak. Analis juga memperkirakan kemungkinan pemotongan pasokan OPEC + dalam pertemuan 5 Oktober nanti.
Jalur Badai Ian berpotensi menutup sekitar 11% dari produksi minyak di Teluk Meksiko AS, ketika meluncur menuju Florida. BP Plc mengatakan badai itu tidak menimbulkan ancaman bagi aset Teluk Meksiko.Menteri Energi Irak OPEC + terus mencermati harga dan tidak menginginkan kenaikan atau penurunan tajam.Pasar menunggu laporan persediaan minyak AS terbaru, stok minyak mentah diperkirakan meningkat 300.000 barel.
  • Harga minyak berjangka Brent naik USD2,21 (2,6%) ke USD86,27 per barel.
  • Harga minyak berjangka WTI naik USD1,79 (2%) jadi USD78,50 per barel.

Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange dini hari tadi ditutup  rebound  dari level terendah 2,5 tahun. Penguatan harga emas didukung pelemahan dolar AS ,  meskipun risiko dari kenaikan suku bunga tetap ada.
Presiden The Fed Chicago mengatakan The Fed perlu menaikkan suku bunga setidaknya satu persen lagi tahun ini. Harga logam berharga lainnya; perak spot naik 0,3% menjadi USD18,39 per ounce, platinum turun 0,6% menjadi USD846,53, dan paladium meningkat 1% menjadi USD2.066,67.
  • Harga emas di pasar spot naik 0,5% menjadi USD1.629,69 per ounce.
  • Harga emas berjangka AS menguat 0,2% menjadi USD1.636,20 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

powered by: IPOTNEWS.COM


Berita Terbaru

Wednesday, Nov 30, 2022 - 19:31 WIB
Financial Statements 3Q 2022 of MEDC
Wednesday, Nov 30, 2022 - 19:26 WIB
Financial Statements 3Q 2022 of ICBP
Wednesday, Nov 30, 2022 - 19:23 WIB
Financial Statements 3Q 2022 of INDF
Wednesday, Nov 30, 2022 - 18:48 WIB
Perubahan Kepemilikan Saham PEHA
Wednesday, Nov 30, 2022 - 18:46 WIB
Perubahan Kepemilikan Saham SRTG
Wednesday, Nov 30, 2022 - 18:44 WIB
Kinerja Keuangan BOSS 3Q 2022
Wednesday, Nov 30, 2022 - 18:42 WIB
Kinerja Keuangan UFOE 3Q 2022
Wednesday, Nov 30, 2022 - 18:38 WIB
Perubahan Kepemilikan Saham BBYB
Wednesday, Nov 30, 2022 - 18:36 WIB
Kinerja Keuangan DMND 3Q 2022
Wednesday, Nov 30, 2022 - 18:34 WIB
Kinerja Keuangan ERTX 3Q 2022