News & Research

Reader

Bursa Siang: Market Regional Variatif, IHSG Stagnan
Tuesday, November 19, 2019       12:18 WIB

Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) melandai pada perdagangan sesi pagi hari Selasa (19/11). Indeks stagnan ke level 6.122.
Indeks LQ45 +0,27% ke 976. Indeks IDX30 +0,30% ke level 531. Indeks IDX80 +0,25% ke 138. Indeks JII +0,44% ke posisi 680. Indeks Kompas100 +0,16% ke 1.237. Indeks Sri Kehati +0,27 persen ke 385. Indeks SMInfra18 +0,19 persen ke level 317.
Saham-saham teraktif: , , , , , , .
Saham-saham top gainers LQ45: , , , , , , .
Saham-saham top losers LQ45: , , , , , , .
Nilai transaksi mencapai Rp3,85 triliun. Volume trading sebanyak 49,48 juta lot saham. Investor asing membukukan beli bersih Rp3,15 miliar.
Nilai tukar rupiah melemah -0,14 persen ke level Rp14.090 terhadap USD (12.00 pm).
Bursa Asia
Market saham Asia bergerak mixed di sesi pagi pada perdagangan hari Selasa (19/11). Para investor menunggu perkembangan berita lebih jelas tentang kemajuan negosiasi perdagangan AS-China. Hal ini membuat investor kehilangan motivasi.
Analis Mizuho Bank (Singapura) Vishnu Varathan seperti dikutip Reuters mengatakan ada beberapa keraguan tentang apakan kesepakatan perdagangan AS-China fase I dapat tercapai.
Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk pasar saham Jepang) bangkit menguat +0,11 persen.
Di pasar saham Jepang, Indeks Nikkei 225 melemah saat sesi siang masih berlangsung. Sementara Indeks Topix turun -0,21 persen. Pelemahan bursa Jepang dibarengi oleh tekanan pada harga saham unggulan, Fanuc yang turun 1 persen.
Market saham China bangkit saat sesi pagi. Indeks Shenzhen Component naik 1,29 persen. Indeks Shenzhen Composite menguat pula 1,281 persen.
Pasar saham Hong Kong bangkit. Indeks Hang Seng di bursa Hong Kong ke zona hijau. Sedangkan di bursa saham Korsel, Indeks Kospi melemah -0,51 persen.
Sementara Indeks S&P/ASX 200 (Australia) menguat sebesar 0,25 persen. Notulen meeting Reserve Bank of Australia (RBA) periode Nopember menunjukkan bank sentral Australia tersebut mempertahankan tingkat suku bunga acuan tetap di level 0,75 persen.
Indeks dolar AS melemah ke level 97,8 dibanding sesi sebelumnya di posisi 98,4.
Nilai tukar yen ke posisi 108,6 terhadap USD atau melaju dibanding posisi sesi kemarin di 108,8 yen.
Dolar Australia ke level $0,6795 atau melemah dibanding sesi sebelumnya di level $0,681.
Indeks Nikkei (Jepang) -0,40% ke level 23.323. (11.50 am)
Indeks Shanghai (China) +0,46% ke posisi 2.922. (break)
Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,85% pada level 26.907. (break)
Indeks STI (Singapura) -0,68% ke level 3.236. (12.00 pm)
Oil
Harga minyak melemah di sesi pagi pada perdagangan hari Selasa (19/11) seiring kegelisahan pasar terhadap terbatasnya progres negosiasi perdagangan AS-China terkait tarif impor. Situasi pasar komoditas minyak diperburuk oleh data persediaan minyak AS yang meningkat.
Minyak Brent drop 12 sen ke harga USD62,32 per barel. Sedangkan minyak WTI turun 10 sen ke level USD56,95 per barel. (01:48 GMT).
(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin

powered by: IPOTNEWS.COM

254
1.6 %
4 %

1,391

BidLot

14,656

OffLot