News & Research

Reader

Bursa Siang: Tanpa Kabar Baik Dari The Fed, IHSG Dan Market Regional Tergelincir  
Thursday, September 17, 2020       12:22 WIB

Ipotnews - Pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berlanjut hingga akhir perdagangan sesi 1 hari Kamis (17/9). IHSG melemah -0,22 persen (-12 poin) ke posisi 5.047.
Indeks LQ45 -0,56% ke 777.
Indeks IDX30 -0,61% ke 425.
Indeks IDX80 -0,58% ke 110.
Jakarta Islamic Indes (JII) -0,29% ke 534.
Indeks Kompas100 -0,55% ke 996.
Indeks Sri Kehati -0,33% ke 314.
Indeks SMInfra18 -1,24% ke 239.
Saham Teraktif: , , , , , , .
Saham Top Gainers LQ45: , , , , , , .
Saham Top Losers LQ45: , , , , , , .
Nilai transaksi Rp3,20 triliun. Volume perdagangan sebanyak 57,59 juta lot saham. Investor asing net sell -Rp219,66 miliar.
Nilai tukar rupiah melemah 0,10 persen ke level Rp14.857 terhadap USD (12.00 PM).
Bursa Asia
Market saham Asia melemah saat sesi siang pada perdagangan hari Kamis (17/9). Pelemahan ini terjadi setelah the Fed berjanji untuk mempertahankan suku bunga rendah dalam jangka panjang. Namun the Fed berhenti menawarkan stimulus lebih lanjut untuk menopang ekonomi USA yang terpukul.
The Fed mengatakan akan mempertahankan suku bunga mendekati nol persen sampai inflasi berada di jalur untuk sedikit melebihi target inflasi 2 persen selama beberapa waktu.
"Pada umumnya the Fed menyampaikan hal yang minimum dari apa yang diperkirakan oleh pasar dengan fokus utama pada implikasi pergerakan menuju target inflasi fleksibel," kata Stephen Miller, Analis pada GSFM yang berbasis di Sydney seperti dikutip Reuters.
Pasar saham China bergerak minus. Indeks Shanghai Composite melorot 0,52 persen. Indeks Shenzhen Component melemah 0,697 persen. Sementara Indeks Hang Seng di bursa saham Hong Kong juga melorot 0,56 persen.
Sementara itu di bursa Jepang, Indeks Nikkei 225 melemah 0,46 persen saat sesi siang masih berlangsung. Indeks Topix drop 0,25 persen. Indeks Kospi juga melemah 0,63 persen.
Sedangkan di bursa Australia, Indeks S&P/ASx200 turun tipis. Pergerakan pasar saham Australia ini terjadi setelah data lapangan kerja di Australia naik 111.000 di periode antara Juli-Agustus. Angka tersebut jauh di atas perkiraan para analis sebesar 50.000.
Indeks acuan regional, MSCI Asia Pasifik Index (tidak termasuk bursa saham Jepang) melemah 0,54 persen.
Indeks dolar AS melemah ke level 93,281 dibanding periode sebelumnya di posisi 93.398.
Kurs Yen menguat tipis ke 105,06 terhadap USD dari posisi sebelumnya di 105,2 yen.
Nilai tukar dolar Australia drop ke $0,729 dari sebelumnya di level $0,733.
Minyak
Harga minyak melemah saat sesi pagi pada perdagangan hari Kamis (17/9) di pasar komoditas Asia seiring kekhawatiran terhadap pelemahan demand yang kembali muncul setelah platform produksi di USA bagian tenggara memulai kembali produksi menyusul berlalunya badai Sally's.
Minyak mentah WTI drop 43 sen ke level USD39,73 per barel. Harga minyak Brent melemah 36 sen ke level USD41,86 per barel (03.55 GMT).
(cnbc/idx/reuters)

Sumber : Admin

powered by: IPOTNEWS.COM

27,525
-0.2 %
-50 %

7,372

BidLot

27

OffLot