News & Research

Reader

CMNT Pilih Strategi Ini di Tengah Ketatnya Persaingan Industri Semen Nasional
Saturday, January 24, 2026       14:22 WIB
  • Strategi Cemindo: fokus pada efisiensi energi, logistik, dan inovasi green cement untuk hadapi oversupply.
  • Produk Berkelanjutan: portofolio green cement capai 81% dengan sertifikasi Green Label Platinum.
  • Pendekatan Holistik: keberlanjutan dijalankan lewat pilar process, product, people, planet, serta kolaborasi industri-pemerintah.

Ipotnews - PT Cemindo Gemilang Tbk () melalui brand Semen Merah Putih menegaskan strategi keberlanjutan sebagai kunci menghadapi tantangan oversupply semen nasional dan menjaga kinerja perusahaan.
Dengan kapasitas produksi nasional yang hanya terpakai sekitar 54 persen pada 2025 dan kondisi overcapacity mencapai lebih dari 56 juta ton, perseroan memilih jalur efisiensi energi, inovasi produk ramah lingkungan, serta penguatan ekosistem industri.
Commercial & Logistic Director PT Cemindo Gemilang Tbk, Surindro Kalbu Adi, menekankan bahwa keberlanjutan kini menjadi fondasi bisnis. Sustainability ini diposisikan sebagai bagian dari cara industri bekerja hari ini, sehingga diharapkan dapat memenangkan persaingan di industri.
"Di Semen Merah Putih, praktik sustainability itu dibagi dalam 4 pillar, process, product, people dan planet," ujar Surindro dalam keterangannya, Jumat (23/1).
Langkah ini terbukti menopang kinerja positif perusahaan dengan pertumbuhan sekitar 4,2 persen di area relevan sepanjang 2025, meski industri semen nasional masih mengalami penurunan permintaan.
juga mengoperasikan Waste Heat Recovery System ( WHRS ) berkapasitas 2 x 15 MW di Indonesia dan 13 MW di Vietnam, yang menyuplai 24 persen kebutuhan energi produksi klinker serta menurunkan emisi hingga 100 ribu ton CO2 per tahun. Selain itu, penggunaan truk dan forklift listrik turut menekan emisi tambahan sekitar 8.500 ton CO2 per tahun.
General Manager Sales & Marketing Semen Merah Putih, Oza Guswara, menegaskan bahwa transisi menuju material konstruksi berkelanjutan adalah keniscayaan. Melalui FLEXIPLUS dan ECOPRO, manajemen berkomitmen menghadirkan green cement dengan jejak karbon lebih rendah tanpa mengorbankan kualitas dan performa.
"Kami melihat transisi menuju material konstruksi yang lebih berkelanjutan bukan lagi sebagai pilihan, tetapi kebutuhan industri," jelasnya.
Dengan portofolio green cement yang kini mencapai 81 persen dari total produk, lebih tinggi dari rata-rata industri 71 persen, Cemindo menegaskan komitmen jangka panjangnya.
Momentum 15 tahun perusahaan juga dimanfaatkan untuk memperkuat pilar keberlanjutan berbasis manusia melalui program pelatihan, apresiasi, dan kolaborasi dengan pemerintah serta komunitas konstruksi.
(Marjudin/ AI)

Sumber : admin

powered by: IPOTNEWS.COM


Berita Terbaru

Monday, Feb 09, 2026 - 10:24 WIB
IKK Januari 2026 Naik, Konsumen Makin Optimis
Monday, Feb 09, 2026 - 10:22 WIB
Target Price ASII, Macquarie Sekuritas Rp 7.200 : Outperform
Monday, Feb 09, 2026 - 10:21 WIB
Target Price ARTO, BNI Sekuritas Rp 2.800 : Buy
Monday, Feb 09, 2026 - 10:20 WIB
Target Price ANTM, Macquarie Sekuritas Rp 5.600 : Outperform
Monday, Feb 09, 2026 - 10:19 WIB
Target Price AMRT, Macquarie Sekuritas Rp 2.500 : Outperform
Monday, Feb 09, 2026 - 10:17 WIB
Target Price AMMN, BNI Sekuritas Rp 3.400 : Hold
Monday, Feb 09, 2026 - 10:17 WIB
Perubahan Kepemilikan Saham BRRC, Jual
Monday, Feb 09, 2026 - 10:16 WIB
Target Price ADRO, BNI Sekuritas Rp 1.600 : Hold
Monday, Feb 09, 2026 - 10:16 WIB
Kepemilikan Saham 31 Januari 2026 SMGR
Monday, Feb 09, 2026 - 10:15 WIB
Kepemilikan Saham 31 Januari 2026 BUKA