News & Research

Reader

Opening Bursa Saham Tokyo Takluk Setelah Wall Street Tumbang 
Thursday, April 02, 2020       10:00 WIB

Ipotnews - Pasar Saham Tokyo dibuka lebih rendah pada Kamis (2/4) di awal perdagangan menyusul pelemahan bursa Wall Street, dengan sentimen investor terbebani oleh kekhawatiran virus yang sedang berlangsung di Jepang, yang mengalami peningkatan kasus yang stabil.
Indeks acuan Nikkei 225 turun 1,04 persen atau 188,46 poin menjadi 17.876,95 pada awal perdagangan, sedangkan indeks Topix yang lebih luas turun 0,97 persen atau 13,10 poin menjadi 1.337,98.
"Kekhawatiran tumbuh karena kasus infeksi meningkat di Jepang serta di AS dan Eropa," kata Masayuki Kubota, kepala strategi di Rakuten Securities."Jepang pada suatu saat dianggap sebagai negara yang berhasil mengatasi infeksi, tetapi percepatan baru-baru ini telah menimbulkan kekhawatiran serius," katanya dalam sebuah catatan.
Pasar saham Wall Street terpukul karena korban manusia dan ekonomi akibat coronavirus terus meningkat dan makin banyak pemerintah negara bagian menghentikan kegiatan untuk mencoba menahan wabah tersebut.
Indeks Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 turun lebih dari empat persen. Presiden Donald Trump telah memperingatkan "hari-hari sulit". Di depan dan para pakar kesehatan, Trump mengatakan jumlah korban tewas di AS bisa mencapai 240.000. Investor telah bersiap diri mengantisipasi data lapangan pekerjaan AS yang akan keluar Jumat.
Dolar AS diperdagangkan turun tipis di level 107,15 yen Kamis pagi dari level 107,13 yen pada Rabu sore di New York.
Harga saham unggulan, SoftBank Group turun 1,79 persen menjadi 3.609 yen di tengah ketidakpastian atas paket dukungannya untuk investasi di WeWork. Saham Fast Retailing, turun 2,26 persen menjadi 40.990 yen. Sementara Nintendo naik 0,83 persen menjadi 42.300 yen.
(AFP)

Sumber : admin

powered by: IPOTNEWS.COM