AI News - Menurut analisis Dupion Futures yang dikutip Kompas dan rekomendasi teknikal Bloomberg Technoz, emas dunia diperkirakan akan menguji zona resistance antara US$ 4.208-4.233 per troy ounce pada pekan ini, dengan peluang naik hingga US$ 4.407 bila momentum beli tetap kuat.
Poin Penting
- Penutupan spot pada Jumat 9 Oktober 2026: US$ 4.193,9 per troy ounce, naik 1,47%.
- Resistance utama diproyeksikan di kisaran US$ 4.208-4.233 per troy ounce.
- Support penting berada di US$ 4.100 per troy ounce.
- Indikator RSI 14 hari berada di 44 dan Stochastic RSI di 33.
- Target kenaikan paling optimistis minggu ini mencapai US$ 4.407 per troy ounce.
Apa Level Resistance dan Support Utama yang Harus Dipantau Pelaku Pasar Minggu Ini?
Resistance utama emas diperkirakan berada di zona US$ 4.208-4.233 per troy ounce, sementara support kritis terletak di US$ 4.100 per troy ounce, menurut Kompas. Pada penutupan Jumat 9 Oktober, harga spot berada di US$ 4.193,9, tepat di bawah batas atas resistance, menunjukkan bahwa pasar masih dalam jarak singkat untuk menguji level tersebut, menurut Bloomberg Technoz. Selama harga tetap di atas support $4.100, peluang penguatan tetap terbuka; namun penembusan di bawah level itu dapat memicu koreksi kembali ke zona support berikutnya. Karena harga saat ini berada di antara kedua level, dinamika beli-jual akan sangat menentukan arah pergerakan selanjutnya.
Bagaimana Faktor Fundamental Seperti Dolar AS, Treasury Yield, dan Kebijakan The Fed Memengaruhi Prospek Emas Pekan Ini?
Dolar AS yang melemah serta penurunan yield Treasury meningkatkan daya tarik emas sebagai aset safe-haven (Reuters). Penurunan yield, yang tercatat pada akhir pekan lalu, berkontribusi pada penguatan emas sebesar 0,9% menjadi US$ 4.169,32 per troy ounce, menurut Kompas. Selain itu, probabilitas The Fed mempertahankan suku bunga tetap tinggi-diperkirakan 82,3% menurut CME FedWatch yang dikutip Bloomberg Technoz-mengurangi tekanan kenaikan dolar dan memperkuat sentimen bullish pada logam mulia. Kombinasi faktor moneter ini, ditambah ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah, memberi dukungan fundamental bagi emas untuk melanjutkan tren naik pada pekan ini.
Apakah Indikator Teknikal Menunjukkan Peluang Kenaikan atau Koreksi Harga Emas pada Pekan Ini?
Secara teknikal, RSI 14-hari berada pada level 44 dan Stochastic RSI pada 33, menandakan kondisi oversold yang biasanya membuka peluang rebound, menurut Bloomberg Technoz. Pivot point pada US$ 4.156 telah berhasil ditembus, sehingga target resistance berikutnya terletak di MA 5 US$ 4.239, MA 10 US$ 4.341, dan secara optimistis dapat mencapai US$ 4.407. Jika harga berbalik turun, support pertama berada di US$ 4.130; penembusan di bawahnya dapat melongsorkan harga ke zona US$ 4.104-3.982 dengan target paling pesimis US$ 3.962. Oleh karena itu, meski indikator mengindikasikan potensi kenaikan, risiko level support harus dipantau untuk menghindari koreksi tajam.
Sumber : AI News
powered by: IPOTNEWS.COM