ADHI Tampik Tudingan Proyek LRT Bikin Keuangan "Berdarah-darah"
Thursday, September 12, 2019       16:37 WIB

Ipotnews - PT Adhi Karya (Persero) Tbk () menampik tudingan bahwa pengerjaan proyek Light Rapid Transit (LRT) membuat keuangan perusahaan berdarah-darah.
Sebagaimana diketahui, pendapatan di semester I-2019 menurun 10,79 persen dari Rp6,08 triliun periode yang sama tahun lalu. Selain itu, laba bruto semester I-2019 juga tercatat hanya Rp853,51 miliar atau turun 7,57 persen dari Rp923,42 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
"LRT memang dalam proses evaluasi dari BPKP . Kami sudah menerima pembayaran 3 kali dari KAI Rp8 triliun. Tidak lama lagi ini sudah akan terima pembayaran lagi Rp1,5 triliun. Proyek ini tidak masalah bagi kami," ujar Direktur Utama , Budi Harto di Jakarta, Kamis (12/9).
Budi mengakui, proyek pembangunan LRT Jabodebek sedikit mengalami hambatan saat ini. Namun demikian dipastikan olehnya hambatan itu tidak terkait samasekali dengan masalah pembayaran maupun permodalan. "Kalau ada masyarakat mempertanyakan kok proyek ini ada keterlambatan, itu masalahnya pembebasan lahan di depo Bekasi timur. Konstruksinya sendiri saat ini sudah 65 persen," ungkapnya.
Budi menambahkan, sebagai perusahaan kontraktor besar yang menangani banyak proyek, cash flow negatif adalah hal yang wajar dan biasanya hanya bersifat sementara. Ia pun memastikan bahwa perusahaan saat ini dalam kondisi baik dan cukup stabil.
"Cash flow negatif ini hanya sesaat saja di semester 1 ini. Perlu diketahui, DER (Debt Equity Ratio) kita 1,6 masih taraf yang wajar dan aman. Kemudian beberapa proyek ada yang turnkey. 2 bulan ini kami akan mendapat pembayaran dari owner. Ini cukup sehat. Pengalaman kami adalah seperti ini. Cash flow adalah tantangan kami setiap hari," pungkasnya.(Sigit)

Sumber : admin

powered by: IPOTNEWS.COM

1,340
0.0 %
0 %

2

BidLot

889

OffLot