Animo Pemodal Tetap Kuat, Market Equity Eropa di Zona Hijau
Saturday, January 12, 2019       05:40 WIB

Ipotnews - Market saham Eropa berakhir di teritori positif pada perdagangan akhir pekan ini setelah mencapai level tertinggi dalam sebulan terakir. Animo pemodal terhadap pasar saham tetap kuat meskipun ada kehati-hatian terhadap konflik perang dagang serta menjelang periode rilis kinerja laba emiten.
The Stoxx 600 Index (tolok ukur indeks saham seluruh market Eropa) naik tipis 0,1 persen. Naik untuk keempat kalinya secara langsung yang berarti penguatan terlama terhitung sejak bulan November tahun lalu.
Meskipun demikian sejumlah indeks saham bursa utama Eropa bergerak negatif. Indeks DAX (Jerman) melemah -0,31 persen ke level 10.887. Indeks FTSE (Inggris) turun -0,36 persen ke level 6.918. Indeks CAC (Perancis) melemah -0,51 persen pada posisi 4.781. Pelemahan di bursa saham Paris, London dan Frankfurt tersebut seiring kekhawatiran negosiasi konflik dagang USA-China kurang disertai bukti kuat bahwa telah terjadi kesepakatan.
Ketakutan tentang perlambatan pertumbuhan ekonomi China yang berlarut sementara penguatan bursa Wall Street tersendat pada perdagangan hari Kamis karena periode rilis kinerja emiten triwulan IV dimulai pada pekan depan.
"Kurangnya detil tambahan sehubungan dengan update negosiasi konflik dagang USA dengan China mendorong beberapa dealer memangkas posisi menjelang akhir pekan," kata David Madden, Analis pada CMC Market (London).
Indeks Stoxx 600 menguat 1,7 persen secara mingguan karena para pemodal kembali berselera terhadap pasar saham didorong oleh pernyataan dovish Chairman the Fed Jerome Powell.
Fokus pelaku pasar saham Eropa juga tertuju ke upaya PM Inggris Theresa May untuk mencapai kesepakatan Brexit di parlemen. Voting krusial akan berlangsung pada hari Selasa pekan depan.
Saham UDG Healthcare dan Orion Oyj membukukan kinerja saham individual terburuk. Kedua saham tersebut melemah paling signifikan masing-masing 7,7 persen dan 7,4 persen.
Emiten asal Perancis, Suez dan Veolioa Environnement melemah seiring pemangkasan rating oleh Societe Generale. Kedua saham tersebut tertekan masing-masing 2,8 persen dan 2,6 persen.
Saham Taylor Wimpey dan Persimmon menjadi emiten blue chip di bursa saham London (Inggris) yang bergerak menguat 4 persen.
(reuters/mk)

Sumber : admin

powered by: IPOTNEWS.COM