Bursa Pagi: Global-Regional Variatif, IHSG Masih Berpeluang Naik
Tuesday, September 15, 2020       08:07 WIB

Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Selasa (15/9), dibuka variatif berusaha melanjutkan tren kenaikan indeks di bursa saham Wall Street, setelah penutupan bursa saham utama Eropa yang cenderung melemah.
Indeks MSCI Asia ex-Jepang naik 0,1%. Investor menunggu rilis sejumlah data indikator ekonomi China, termasuk data produksi industri dan penjualan ritel, hari ini.
Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan penguatan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,24%, jelang rilis hasil rapat kebijakan Reserve Bank of Australia. Indeks berlanjut menguat 0,17% (10,30 poin) menjadi 5.909,80 pada pukul 8:00 WIB.
Indeks Kospi, Korea Selatan juga dibuka menguat 0,29% dan berlanjut sedikit bertambah 0,01% di posisi 2.428,21.
Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang bergerak melorot 0,74% (-174,32 poin) ke level 23.384,98, setelah dibuka turun 0,43%, dan Topix melorot 0,51%.
Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka turun tipis 0,08% (-1,69 poin) menjadi 24.621,65 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China sedikit melemah 0,05% di posisi 3.277,13.
Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi dihadapkan pada pergerakan indeks acuan di bursa saham global dan regional yang bervariasi, setelah berhasil melanjutkan tren kenaikan dan berusaha mengembalikan kerugian akhir pekan lalu dengan melonjak 2,89% ke level 5.161. Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange melesat 3,93% menjadi USD18,51.
Beberapa analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini berpeluang melanjutkan kenaikan. Sejumlah indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya potensi penguatan lanjutan di area jenuh jual.
Tim Riset Indo Premier berpendapat, menguatnya indeks bursa global dan penerapan PSBB DKI Jakarta yang tidak seketat PSBB periode pertama, serta naiknya mayoritas harga komoditas kecuali minyak mentah, diprediksi akan menjadi sentimen positif.
IHSG diprediksi akan melanjutkan penguatannya dengan  support  di level 5,050 dan  resistance  di level 5,265. Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;
  • Saham: (Buy). Support: Rp2,000, Resist: Rp2,100, (Buy). Support: Rp785 Resist: Rp825, (Buy). Support: Rp2,760 Resist: Rp2,920, (Buy). Support: Rp4,940 Resist: Rp5,150.
  • ETF: XIIF (Buy ). Support: Rp434, Resist: Rp471, (Buy). Support: Rp500, Resist: Rp545, (Buy). Support: Rp137, Resist: Rp149

Amerika Serikat dan Eropa
Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi ditutup dengan membukukan lompataanindeks saham acuan, didukung banyaknya aktivitas kesepakatan perusahaan dan optimisme terhadap vaksin virus korona. Saham sektor teknologi memimpin kenaikan, didorong oleh langkah Nvidia membeli pabrikan  chip  Arm Holdings senilai USD40 miliar. Sentimen pasar juga didorong oleh kemajuan uji coba vaksin virus korona. AstraZeneca melanjutkan uji coba fase ketiga vaksin virus korona di Inggris setelah penghentian karena masalah keamanan. Namun, uji coba di AS tetap ditunda karena regulator setempat menyelidiki efek samping dalam uji coba di Inggris. CEO Pfizer Albert Bourla,mengatakan vaksin virus korona dapat didistribusikan di AS sebelum akhir tahun.
Saham Nvidia melesat 5,8%, produsen  chip  yang lain juga naik, termasuk AMD, Micron dan Skyworks. Apple melejit 3%, Tesla melambung 12,6%. Sementara itu, ByteDance menolak tawaran Microsoft untuk membeli operasi TikTok di AS dan memilih Oracle sebagai mitra. Saham Oracle meningkat 4,3%. Gilead mengatakan akan mengakuisisi Immunomedics untuk memperluas perawatan kankernya. Saham Immunomedics naik dua kali lipat. The iShares Nasdaq Biotechnology ETF melejit lebih dari 5%.
  • Dow Jones Industrial Average melompat 1,18% (327,69 poin) menjadi 27.993,33.
  • S&P 500 melonjak 1,27%, (42,57 poin)ke posisi 3.383,54.
  • Nasdaq Composite melesat 1,87% (203,11 poin) ke level 11.056,65.

Bursa saham utama Eropa tadi malam berakhir variatif, seiring dilanjutkannya uji coba fase III vaksin virus korona AstraZeneca di Inggris. AstraZeneca mengatakan telah menerima konfirmasi dari Medicines Health Regulatory Authority Inggris untuk melanjutkan uji klinis, namun menolak untuk mengungkapkan informasi medis tentang penghentian uji coba tersebut. Rilis data produksi industri zona euro tumbuh 4,1% pada Juli (month-on-month), lebih rendah dari ekspektasi
Indeks STOXX 600 menguat 0,15% menjadi 368,51 dipimpin kenaikan harga saham sektor perjalanan dan rekreasi lebih dari 2%, sementara minyak dan gas anjlok sekitar 1,2%. Saham kontraktor keamanan G4S melambung lebih dari 24% setelah menerima tawaran pengambilalihan senilai USD3,8 miliar dari Garda World Security, Kanada. Saham Dassault Aviation melejit 9% setelah Angkatan Udara Yunani mengumumkan pesanan 18 jet tempur Rafale. Induk British Airways, IAG, naik lebih dari 8%. Tullow Oil tergelincir 5,3%, sementara Polymetal International merosot 4,2%.
  • DAX 30 Jerman melemah 0,07% (-9,18 poin) di posisi 13.193,66.
  • FTSE 100 Inggris turun 0,1% (-5,84 poin) menjadi 6.026,25.
  • CAC 40 Prancis naik 0,35% (17,74 poin) ke level 5.051,88.

Nilai Tukar Dolar AS
Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi ditutup melemah, di tengah gelombang kesepakatan merger dan akuisisi yang mengangkat  mood  di pasar ekuitas global karena berita positif tentang vaksin Covid-19. Investor juga menunggu rapat kebijakan Federal Reserve dan penunjukan perdana menteri Jepang yang baru. Data Komisi  Perdagangan Komodi tas Berjangka menunjukkan spekulan memangkas  net short position  dolar AS.
Rapat The Fed, merupakan yang pertama sejak Chairman Jerome Powell mengumumkan perubahan kebijakan menuju toleransi yang lebih besar terhadap inflasi, dan menjanjikan untuk mempertahankan suku bunga yang rendah untuk waktu lebih lama. Sementara itu, rapat Bank of Japan, Kamis, diperkirakan tidak akan menghasilkan perubahan kebijakan, meskipun kemungkinan akan dicecar pertanyaan apakah akan mengikuti pandangan inflasi The Fed. Indeks Dolar (Indeks DXY), ukuran  greenback  terhadap sekeranjang mata uang enam negara maju turun 0,3% menjadi 93,029.
Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

Currency

Value

Change

% Change

Time (ET)

Euro (EUR-USD)

1.1866

0.0000

0.00%

7:22 PM

Poundsterling (GBP-USD)

1.2846

0.00

0.00%

7:22 PM

Yen (USD-JPY)

105.73

0.00

0.00%

7:23 PM

Yuan (USD-CNY)

6.8105

-0.0239

-0.35%

11:29 AM

Rupiah (USD-IDR)

14,880.00

-10.00

-0.07%

3:59 AM

Sumber : Bloomberg.com, 14/9/2020 (ET)
Komoditas
Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi tadi bergerak melemah. Kekhawatiran tentang terhnetinya pemulihan ekonomi global dan kesiapan Libya siap untuk melanjutkan produksi, menekan harga minyak. Pasar mengabaikan Badai Sally di Teluk Meksiko, sebelah barat Florida, Minggu yang memaksa perusahaan energi untuk menutup 21,4%, atau 395.790 bph produksi minyak mentah lepas pantai.
OPEC mengatakan permintaan minyak dunia akan susut 9,46 juta bph tahun ini, lebih tajam dari ekspektasi dalam laporan sebulan lalu. OPEC Plus akan menggelar pertemuan pada 17 September untuk membahas kepatuhan dengan pemotongan besar dalam produksi. Analis memperkirakan tidak akan ada pengurangan produksi lebih lanjut.
  • Harga minyak mentah berjangka Brent turun 22 sen (-0,6%) menjadi USD39,61 per barel.
  • Harga minyak mentah berjangka WTI turun 7 sen (-0,2%) menjadi USD37,26 per barel.

Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup menguat di tengah pelemahan dolar. Ekspektasi bahwa rapat kebijakan The Fed akan mempertahankan kebijakan moneter  dovish,  semakin meningkatkan daya pikat emas sebagai  safe haven . Investor akan mencermati keputusan kebijakan Federal Reserve yang akan dirilis Rabu. Pelaku pasar juga menunggu keputusan kebijakan Bank of Japan dan Bank of England yang dijadwalkan Kamis.
Sementara itu, Menteri Keuangan AS, Mnuchin mengatakan masih mungkin ada kesepakatan dengan Kongres AS untuk lebih banyak bantuan federal terkait virus korona. Uni Eropa meningkatkan tekanan pada Perdana Menteri Boris Johnson untuk mundur dari pelanggaran perjanjian perpisahan Brexit. Harga logam berharga lainnya; perak naik 1,6% menjadi USD27,16 per ounce, platinum melonjak 2,7% menjadi USD950,14, dan paladium turun 0,7% menjadi USD2.304,21 per ounce.
  • Harga emas di pasar spot naik 0,7% menjadi USD1.954,68 per ounce.
  • Harga emas berjangka melaju 0,8% menjadi USD1.963,7 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

powered by: IPOTNEWS.COM


Berita Terbaru

Thursday, Oct 22, 2020 - 11:07 WIB
Agenda RUPS LB Emiten Pekan Depan: Dari Reverse Stock Hingga Rights Issue 
Thursday, Oct 22, 2020 - 10:52 WIB
Impack Pratama Industri (IMPC) tebar dividen interim Rp 48,33 miliar, simak jadwalnya
Thursday, Oct 22, 2020 - 10:47 WIB
MGRO Fokus Naikkan Produksi CPO Hingga 8 Persen Tahun Ini
Thursday, Oct 22, 2020 - 10:39 WIB
Target Price BBCA
Thursday, Oct 22, 2020 - 10:39 WIB
Target Price BBNI
Thursday, Oct 22, 2020 - 10:38 WIB
Target Price BBRI
Thursday, Oct 22, 2020 - 10:37 WIB
Target Price BBTN
Thursday, Oct 22, 2020 - 10:37 WIB
Target Price BMRI
Thursday, Oct 22, 2020 - 10:36 WIB
Target Price INCO
Thursday, Oct 22, 2020 - 10:35 WIB
Target Price KLBF
4,870
-0.2 %
-10 %

2,774

BidLot

2,697

OffLot