Bursa Siang: IHSG Bangkit, The Fed Fed Isyaratkan Tunda Kenaikan Suku Bunga
Friday, December 07, 2018       12:57 WIB

Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) mampu bangkit dari tekanan pada akhir sesi pagi perdagangan hari Jumat (07/12). IHSG melaju +0,33 persen (+20 poin) ke level 6.135.
Indeks LQ45 +0,45% ke level 981 poin. IDX30 +0,43% ke level 541 poin. Indeks JII +0,46% ke level 676. Indeks Kompas100 +0,44% ke level 1.253. Indeks Sri Kehati +0,11% ke posisi 378. Indeks Sinfra18 +0,92% ke level 316.
Saham-saham teraktif yang diperdagangkan: , , , , , dan .
Saham-saham top gainer LQ45: , , , , , dan .
Saham-saham top loser LQ45: , , , , , dan .
Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp3,70 triliun dengan volume trading sebanyak 48,96 juta lot saham. Pemodal asing aksi jual bersih (net sell) senilai -Rp265,42 miliar.
Sektor properti dan aneka industri menjadi penunjang utama laju IHSG . Kedua sektor tersebut menguat masing-masing +1,73 persen dan +1,34 persen.
Nilai tukar rupiah +0,49 persen ke level Rp14.460 (pukul 11:30 am)
Bursa Asia
Aktivitas perdagangan di pasar saham Asia berlangsung hati-hati di sesi pagi perdagangan hari Jumat (07/12). Gerak bursa Asia merespon pemberitaan yang menunjukkan the Fed mempertimbangkan memperlambat tempo kenaikan suku bunga dari perkiraan yang ditetapkan sebelumnya.
MSCI Asia Pacific Indes sebagai tolok ukur pasar saham regional (tidak termasuk bursa Jepang) rebound 0,4 persen. MSCI Asia Pasifik Indeks turun signifikan pada perdagangan kemarin.
suasana pasar saham sedikit cerah setelah Koran Wall Street Journal memberitakan bahwa the Fed mempertimbangkan apakah akan memberi sinyal baru wait and see setelah menyatakan kemungkinan menaikkan suku bunga pada meeting di bulan Desember.
Tolok ukur pasar saham China kompak bergerak hati-hati. Indeks Shenzhen flat. Di bursa Hong Kong, Indeks Hang Seng sebagian melemah.
Sementara itu Indeks Nikkei 225 menguat dan Indeks Topix di bursa Jepang drop 0,14 persen. Di bursa Korsel, Indeks Kospi menguat 0,41 persen.
Indeks ASX 200 (Australia) melaju +0,51 persen dibarengi hampir semua indeks sektoral yang bergerak naik. Sektor energi di bursa Australia turun 0,51 persen jelang meeting OPEC . Dolar Australia di level $0,7223 atau melemah dari level $0,735.
Indeks dolar AS ke level 96,789 setelah menyentuh penguatan di level 96,826. Kurs yen di level 112,68 terhadap dolar AS. Dolar Australia di posisi $0,7226 setelah tampak menguat di sesi awal di level $0,7237.
Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,45% ke level 21.599 (11.30 am)
Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,27% ke posisi 26.226.
Indeks Shanghai (China) +0,08% ke posisi 2.607.
Indeks Straits Times (Singapura) +0,41% ke level 3.128. (11.30 am).
Oil
Harga minyak melemah pada perdagangan hari Jumat (07/12) pagi di pasar Asia. Pelemahan harga tertekan oleh keputusan OPEC menunda kesepakatan final pemangkasan produksi, menanti dukungan Rusia sebagai negara non OPEC yang berpengaruh.
Minyak Brent drop 56 sen ke harga USD59,50 per barel (pukul 01:44 GMT). Harga minyak WTI turun 25 sen ke harga USD51,24 per barel.
(cnbc/awsj/reuters/idx)

Sumber : admin

powered by: IPOTNEWS.COM

11,475
-0.2 %
-25 %

798

BidLot

45

OffLot