Bursa Siang: IHSG Ikuti Penguatan Market Regional Setelah The Fed Tetap Dovish
Thursday, April 08, 2021       12:41 WIB

Ipotnews - IHSG bergerak di garis hijau pada akhir perdagangan sesi I hari Kamis (7/4). IHSG mendaki naik 0,29 persen ke posisi 6.054.
Indeks LQ45 +0,17% ke 905.
Indeks IDX30 +0,12% ke 481.
Indeks IDX80 +0,16% ke 130.
Jakarta Islamic Indes (JII) +0,17% ke 609.
Indeks Kompas100 +0,27% ke 1.159.
Indeks Sri Kehati +0,10% ke 349.
Indeks SMInfra18 -0,05% ke 309.
Saham Teraktif: , , , , , , .
Saham Top Gainers LQ45: , , , , , , .
Saham Top Losers LQ45: , , , , , , .
Nilai transaksi Rp5,58 triliun. Volume perdagangan sebanyak 128,00 juta lot saham. Investor asing net sell Rp229,79 miliar.
Nilai tukar rupiah drop 0,45 persen ke level Rp14.560 terhadap USD (12.00 PM).
Bursa Asia
Market saham Asia melaju ke zona penguatan pada perdagangan sesi siang hari Kamis (7/4). The Fed menggarisbawahi komitmennya untuk menjaga kebijakan moneter sangat longgar bahkan saat ekonomi pulih secara cepat.
Pasar saham berjangka USA ke rekor tertinggi, membantu Indeks S&P 500 futures naik 0,3 persen ke posisi rekor terbaru. Indeks Nasdaq futures naik 0,4 persen. Risalah meeting terakhir the Fed menunjukkan anggota dewan gubernur Fed merasa ekonomi masih jauh dari target dan tidak terburu-buru untuk mengurangi pembelian obligasi senilai USD120 miliar per bulan.
"Ini konsisten bahwa itu akan terjadi akhir tahun ini sebelum Fed mulai berbicaran tengan pengurangan dengan perubahan aktual pada kecepatan pembelian tidak terjadi sampai kuartal pertama 2022," papar Tim Riset JP Morgan. Menurut JP Morgan, the Fed umumnya menilai lonjakan yield US Treasury jangka panjang belakangan ini cerminan prospek yang membaik dan penguatan ekspektasi inflasi, tetapi bukan risiko terhadap prospek.
Di pasar saham Australia, Indeks S&P/ASX200 naik 1 persen
Penguatan juga terjadi di pasar saham Hong Kong. Indeks Hang Seng naik 0,83 persen. Begitu pula dengan pasar saham China. Indeks Shanghai Composite menguat 0,19 persen. Indeks Shenzhen Component melaju 0,158 persen.
Namun penguatan tidak terjadi pada Indeks Topix di bursa saham Jepang. Topix melemah 0,87 persen. Adapun Indeks Nikkei 225 juga melorot sebesar 0,25 persen. Indeks Kospi di pasar saham Korsel bergerak flat.
Indeks acuan regional, MSCI Asia Pacific Index (tidak termasuk pasar Jepang) bergerak naik 0,31 persen.
Indeks dolar AS melemah ke level 92,386 dari sesi sebelumnya di posisi 92,8.
Kurs yen menguat ke posisi ke 109,74 terhadap USD dari sesi sebelumnya pada level 110,5.
Nilai tukar dolar Australia drop ke posisi $0,7621 dari sesi sebelumnya di $0,764.
Minyak
Harga minyak jatuh saat sesi pagi pada perdagangan hari Kamis (8/4) di pasar komoditas Asia setelah data resmi menunjukkan kenaikan signifikan stok gas di USA, menyebabkan kekhawatiran pelemahan demand terhadap minyak saat pasokan global meningkat.
Minyak WTI drop 38 sen per barel ke harga USD59,39 per barel. Minyak Brent melemah 36 sen per barel ke harga USD62,80 per barel. (pkl 01.36 GMT).
(cnbc/reuters/idx/bloomberg)

Sumber : Admin

powered by: IPOTNEWS.COM

12,075
-0.6 %
-75 %

84

BidLot