Bursa Sore: Reli IHSG Belum Terbendung, Indeks Taiex Pimpin Penguatan Saham Asia   
Friday, August 05, 2022       15:35 WIB

Ipotnews - Reli beruntun IHSG masih belum kekurangan daya hingga akhir perdagangan hari Jumat (5/8). IHSG merangsek naik sebesar 0,39% (27 poin) ke level 7.084.
Indeks LQ45 +0,40% ke 1.007
Indeks IDX30 +0,44% ke 536.
Indeks IDX80 +0,34% ke 142.
Jakarta Islamic Indeks (JII) +0,31% ke 613.
Indeks Kompas100 +0,38% ke 1.267.
Indeks Sri Kehati +0,60% ke 407.
Indeks SMInfra18 -0,00% ke 333.
Saham Top Gainers LQ45: , , , , , , .
Saham Top Losers LQ45: , , , , , , .
Saham Teraktif: -W, , , , , , .
Nilai transaksi Rp14,16 triliun. Volume perdagangan sebanyak 237,45 juta lot saham. Rupiah menguat 0,26% terhadap USD ke level Rp14.894 (03.30 PM).
Bursa Asia
Saham Asia menguat pada perdagangan hari Jumat (4/8) menjelang rilis data pekerjaan AS yang akan menjadi sinyal level kesehatan ekonomi USA karena tanda-tanda peringatan muncul di pasar obligasi.
Tetapi agenda utama hari ini, data ketenagakerjaan AS belum datang. Investor menunggu untuk melihat apakah laju kenaikan suku bunga Federal Reserve AS yang agresif mulai menyebabkan pertumbuhan ekonomi melambat. Nonfarm payrolls bulan Juli diperkirakan meningkat 250.000 setelah naik 372.000 pekerjaan di bulan Juni.
"Kami sedang menunggu untuk melihat perlambatan di pasar tenaga kerja, jadi jika kami kehilangan besar, itu akhirnya akan mengkonfirmasi pasar tenaga kerja yang melambat, dan kami akan melihat beberapa reli lagi di US Treasury," kata Prashant Bhayani, analis di BNP Paribas Wealth Management untuk wilayah Asia.
Kelas aset lainnya sudah menunjukkan perlambatan. "Pasar obligasi mengatakan ada peluang resesi yang cukup tinggi, sementara pasar ekuitas fokus pada data tenaga kerja, kata Bhayani.
Bagian yang diawasi ketat dari kurva imbal hasil Treasury AS yang mengukur kesenjangan antara imbal hasil US Treasury tenor 2 dan 10-tahun mencapai 39,2 basis poin semalam, inversi terdalam sejak tahun 2000. Kurva terbalik sering dipandang sebagai pertanda resesi.
Pada Jumat pagi, imbal hasil 10-tahun adalah 2,6936% dan imbal hasil dua tahun adalah 3,0531%, meninggalkan kesenjangan di antara keduanya pada 36 basis poin yang masih besar.
Pasar tampak tidak terpengaruh oleh latihan militer China di sekitar Taiwan, meskipun Menteri Pertahanan Jepang Nobuo Kishi mengatakan rudal China mendarat di zona ekonomi eksklusif Jepang dan menyebut latihan militer itu sebagai "masalah serius," menurut laporan NBC News.
Indeks Taiex Taiwan melonjak 2,27% ke 15.036 memimpin penguatan regional. Saham unggulan di Taiex TSMC naik 3,2%. Taiex sempat ke level terendah pada pekan ini karena ketegangan AS vs China meningkat selama kunjungan Nancy Pelosi ke Taiwan.
Nikkei 225 di Jepang naik 0,87% ke 28.175 dan Indeks Topix naik 0,85% ke 1.947. Indesk S&P/ASX 200 Australia naik 0,58% ke 7.015.
Di Korea Selatan, Indeks Kospi naik 0,72% ke 2.490 dan Indeks Kosdaq bertambah 0,79% ke 831. Indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,15%.
Saham Alibaba di Hong Kong turun 2,42% setelah perusahaan melaporkan pertumbuhan pendapatan yang datar, meskipun pendapatan fiskal kuartal pertama mengalahkan ekspektasi.
Pasar China daratan lebih tinggi. Indeks Shanghai Composite naik 1,19% ke 3.227 dan Indeks Komponen Shenzhen naik 1,69% menjadi 12.269. Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang bertambah 0,92%.
Indeks dolar AS melemah berada di posisi 105,878 dari level sebelumnya di 106,5. Yen Jepang berada pada level 133,29 yen per dolar. Dolar Australia terkoreksi berada di posisi $0,6966.
Bursa Eropa
Market saham Eropa bersiap menguat saat sesi awal pada trading hari Jumat (5/8) karena investor melacak pendapatan perusahaan dan menunggu rilis data lapangan pekerjaan di AS. Indeks FTSE -100 Inggris 11 poin lebih tinggi ke 7.459. Indeks DAX Jerman naik 12 poin menjadi 13.675 dan Indeks CAC-40 Prancis menguat 10 poin lebih tinggi ke posisi 6.523.
Minyak
Harga minyak bergerak naik pada perdagangan hari Jumat (5/8) sore seiring kekhawatiran ketersediaan suplai cukup untuk membatalkan ketakutan terhadap demand yang melambat. Pada sesi sebelumnya posisi harga ke level terendah sebelum invasi Rusia bulan Februari ke Ukraina. Jenis minyak Brent bangkit menguat 0,6 persen ke harga USD94,67 per barel. Sedangkan minyak WTI AS naik 0,8 persen ke harga USD89,19 per barel.
(cnbc/idx/bloomberg/reuters)

Sumber : Admin

powered by: IPOTNEWS.COM