Dolar Relatif Flat di Tengah Optimisme Penemuan Vaksin Virus Korona
Tuesday, November 17, 2020       05:21 WIB

Ipotnews - Dolar sedikit berubah, Senin, setelah pabrikan farmasi Moderna menjadi perusahaan Amerika kedua dalam sepekan yang melaporkan hasil positif dari uji coba vaksin Covid-19.
Optimisme tentang vaksin tersebut mengangkat saham tetapi sebagian besar melewati pasar valuta asing, di mana Indeks Dolar (Indeks DXY), ukuran  greenback  terhadap sekeranjang enam mata uang, tercatat 92,64, tepat di bawah level Jumat lalu, yakni 92,74, demikian laporan  Reuters  dan  Xinhua,  di New York, Senin (16/11) atau Selasa (17/11) pagi WIB.
Moderna mengatakan vaksin eksperimentalnya 94,5% efektif dalam mencegah Covid-19 berdasarkan data sementara dari uji coba tahap akhir. Itu mengikuti  update  terkait vaksin serupa dari Pfizer Inc seminggu sebelumnya.
Suasana  risk-on  tersebut mengangkat indeks saham Wall Street pada sesi Senin dan mendorong imbal hasil US Treasury 10-tahun.
Terlepas dari kekhawatiran lonjakan kasus global Covid-19, investor tetap berharap vaksin yang berfungsi dapat menyelamatkan ekonomi global, membantu memicu reli di pasar saham dan rebound dalam mata uang berisiko.
Euro relatif stabil karena investor mengawali pekan ini dengan  mood  yang relatif optimistis setelah data ekonomi yang kuat dari Asia. Euro menyentuh level tertinggi satu pekan, yakni USD1,187, di awal sesi dan terakhir naik tipis 0,07% menjadi USD1,184.
Analis Commerzbank mengatakan investor yakin kawasan euro lebih siap untuk meluncurkan lebih banyak stimulus fiskal ketimbang Kongres Amerika yang terpecah juga membantu sentimen pasar.
Data yang dirilis Senin menunjukkan tanda-tanda pemulihan ekonomi di China dan Jepang, ekonomi terbesar kedua dan ketiga di dunia. Dalam berita menjanjikan lainnya bagi kawasan itu, 15 negara Asia-Pasifik, Minggu, menandatangani kesepakatan Regional Comprehensive Economic Partnership yang didukung China, mengecualikan Amerika Serikat.
Dolar terhadap yuan terakhir turun 0,23% di pasar  offshore  menjadi 6,576, setelah mata uang China itu menyentuh level tertinggi satu pekan di 6,566 yuan per dolar, pada awal sesi.
Pada akhir perdagangan di New York, poundsterling naik menjadi USD1,3189 dari USD1,3175 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia menguat ke posisi USD0,7313 dari USD0,7263.
Dolar AS dibeli 104,58 yen, lebih rendah dari 104,63 yen. Sementara,  greenback  melemah jadi 0,9126 franc Swiss dari 0,9134 franc Swiss, dan turun ke level 1,3096 dolar Kanada dari 1,3136 dolar Kanada. (ef)

Sumber : Admin

powered by: IPOTNEWS.COM