Dolar Melempem, Logam Kuning Melejit ke Posisi Terkuat Satu Pekan
Friday, November 25, 2022       04:17 WIB

Ipotnews - Harga emas melejit ke level tertinggi hampir satu minggu, Kamis, didorong pelemahan dolar, setelah risalah dari pertemuan November Federal Reserve menandakan segera memperlambat laju kenaikan suku bunga.
Harga emas di pasar spot naik 0,3% menjadi USD1.754,13 per ons pada pukul 02.05 WIB, sedangkan emas berjangka Amerika Serikat meningkat 0,5% menjadi USD1.754,30, demikian laporan  Reuters,  di Bengaluru, Kamis (24/11) atau Jumat (25/11) dini hari WIB.
Risalah pertemuan kebijakan Fed 1-2 November yang dirilis Rabu menunjukkan "mayoritas substansial" pembuat kebijakan Fed sepakat akan "kemungkinan cukup tepat" untuk memperlambat laju kenaikan suku bunga segera.
Indeks Dolar (Indeks DXY) 0,2% lebih rendah, membuat emas lebih murah bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.
"Ekspektasi investor bergerak di jalur  dovish  bagi Federal Reserve," ujar Carlo Alberto de Casa, analis Kinesis Money, menambahkan dolar AS yang lebih lemah juga merupakan katalis positif bagi emas.
Suku bunga yang tinggi meredupkan status tradisional emas sebagai lindung nilai terhadap inflasi, dan ketidakpastian lainnya tahun ini, karena itu diterjemahkan ke dalam melonjaknya  opportunity cost  untuk memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil.
The Fed mengumumkan kenaikan suku bunga 75 basis poin (bps) keempat berturut-turut awal bulan ini, dan pelaku pasar sekarang secara luas memperkirakan kenaikan suku bunga 50 bps pada pertemuan Desember.
Meningkatnya suku bunga riil sampai awal 2023 tetap menjadi latar belakang yang menantang bagi emas yang tidak memberikan imbal hasil, kata analis ANZ.
Tetapi semakin intensifnya risiko resesi dan geopolitik hingga 2023, permintaan fisik emerging market yang kuat dan rekor pembelian yang tinggi oleh bank sentral menunjukkan emas masih dapat mengungguli terhadap suku bunga riil, tambah ANZ.
Harga perak di pasar spot turun 0,3% menjadi USD21,45 per ons, platinum menyusut 0,9% menjadi USD987,78 sementara paladium sedikit berubah di USD1.881,72.
Aktivitas pasar relatif sepi seiring liburan Thanksgiving di Amerika. (ef)

Sumber : Admin

powered by: IPOTNEWS.COM


Berita Terbaru

Wednesday, Nov 30, 2022 - 19:31 WIB
Financial Statements 3Q 2022 of MEDC
Wednesday, Nov 30, 2022 - 19:26 WIB
Financial Statements 3Q 2022 of ICBP
Wednesday, Nov 30, 2022 - 19:23 WIB
Financial Statements 3Q 2022 of INDF
Wednesday, Nov 30, 2022 - 18:48 WIB
Perubahan Kepemilikan Saham PEHA
Wednesday, Nov 30, 2022 - 18:46 WIB
Perubahan Kepemilikan Saham SRTG
Wednesday, Nov 30, 2022 - 18:44 WIB
Kinerja Keuangan BOSS 3Q 2022
Wednesday, Nov 30, 2022 - 18:42 WIB
Kinerja Keuangan UFOE 3Q 2022
Wednesday, Nov 30, 2022 - 18:38 WIB
Perubahan Kepemilikan Saham BBYB
Wednesday, Nov 30, 2022 - 18:36 WIB
Kinerja Keuangan DMND 3Q 2022
Wednesday, Nov 30, 2022 - 18:34 WIB
Kinerja Keuangan ERTX 3Q 2022