Dolar "Melempem", Logam Kuning Bergerak Lebih Tinggi
Monday, July 13, 2020       14:24 WIB

Ipotnews - Harga emas menguat, Senin, bertahan di atas level kunci USD1.800 per ounce, karena dolar yang lebih lemah dan kekhawatiran tentang lonjakan kasus Covid-19 di seluruh dunia membuat logam  safe-haven  itu tetap didukung.
Harga emas di pasar spot naik 0,4% menjadi USD1.805,03 per ounce pada pukul 12.25 WIB, demikian laporan  Reuters,  di Bengaluru, Senin (13/7). Emas berjangka Amerika Serikat bertambah 0,4% menjadi USD1.808,40 per ounce.
"Narasi Covid-19 tidak akan hilang dan (kami) berpikir Federal Reserve tidak akan mengubah arah suku bunga dalam waktu dekat, yang seharusnya mendukung harga emas," kata Stephen Innes, Kepala Strategi Pasar AxiCorp.
Prospek jangka menengah untuk pemulihan ekonomi masih terlihat sangat tidak pasti dan ini terus memberikan ruang yang cukup bagi emas untuk melayang lebih tinggi, Innes menambahkan.
Lebih dari 12,83 juta orang dilaporkan terinfeksi virus korona secara global dan 565.626 meninggal, menurut penghitungan  Reuters. 
Infeksi virus korona di Amerika Serikat terus melonjak selama akhir pekan lalu ketika Florida melaporkan rekor peningkatan lebih dari 15.000 kasus baru dalam 24 jam, Minggu.
Indeks Dolar (Indeks DXY) turun 0,2% terhadap sejumlah pesaing utamanya, membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.
Menambah kekhawatiran seputar kehancuran ekonomi, Presiden Donald Trump, Jumat, mengatakan saat ini dia tidak berpikir untuk menegosiasikan kesepakatan perdagangan "Fase 2" dengan China.
Emas kerap digunakan sebagai investasi yang aman selama masa ketidakpastian politik dan keuangan.
Indikasi sentimen investor, spekulan meningkatkan posisi  bullish  mereka dalam kontrak emas dan perak COMEX pada pekan hingga 7 Juli, ungkap Komisi Perdagangan Komoditas Berjangka AS, Jumat.
Emas spot masih menargetkan USD1.831 per ounce, setelah menembus resistance di level USD1.796 per ounce, menurut analis teknikal Reuters, Wang Tao.
Logam lainnya, palladium naik 0,8% menjadi USD1.986,79 per ounce, platinum melesat 2,6% menjadi USD835,85 per ounce, dan perak melejit 1,2% menjadi USD18,89 per ounce. (ef)

Sumber : Admin

powered by: IPOTNEWS.COM


Berita Terbaru

Tuesday, Aug 11, 2020 - 13:58 WIB
Financial Statements 1Q 2020 of ZBRA
Tuesday, Aug 11, 2020 - 13:56 WIB
Gugatan Pailit Tak Berdasar, BKSL Siap Tempuh Langkah Hukum Lanjutan
Tuesday, Aug 11, 2020 - 13:53 WIB
Financial Statements 1Q 2020 of UNSP
Tuesday, Aug 11, 2020 - 13:52 WIB
Apexindo Pratama Duta (APEX) khawatirkan rendahnya harga migas
Tuesday, Aug 11, 2020 - 13:52 WIB
NIKL Pangkas Target Kinerja Tahun Ini
Tuesday, Aug 11, 2020 - 13:48 WIB
Financial Statements 1Q 2020 of PURE
Tuesday, Aug 11, 2020 - 13:43 WIB
Financial Statements Full Year 2019 of POLI
Tuesday, Aug 11, 2020 - 13:39 WIB
LPPF Pangkas Modal Disetor Menjadi Rp280,460 Miliar
Tuesday, Aug 11, 2020 - 13:37 WIB
Financial Statements Full Year 2019 of POLL
Tuesday, Aug 11, 2020 - 13:34 WIB
Financial Statements Full Year 2019 of TRIL