IRRA Optimis Target Penggunaan Tes Antigen Hingga 10 Juta Tahun Ini Akan Tercapai
Friday, May 14, 2021       16:47 WIB

Ipotnews - Meski ada pelarangan mudik dan pengetatan perjalanan, PT Itama Ranoraya Tbk () memproyeksi permintaan swab antigen test Panbio masih akan stabil ke depan.
Menurut Direktur Keuangan , Pratoto Satno Raharjo, kegiatan swab test saat ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam protokol kesehatan. Sementara setiap aktivitas saat ini membutuhkan protokol kesehatan yang harus dilalui. "Larangan mudik semoga tidak menurunkan permintaan test karena harus tetap menjalankan protokol kesehatan. Permintaan sampai saat ini rerata masih stabil setiap bulan," jelasnya seperti dikutip  Bisnis , Rabu (12/5).
mencatat sepanjang Januari penggunaan test tersebut sudah sebesar 1,7 juta unit. Selanjutnya, permintaan kurang lebih masih sama berkisar 1 juta unit hingga April 2021 kemarin. Dengan demikian, target penggunaan antigen test Panbio akan mencapai 5-10 juta sepanjang tahun ini masih diproyeksi sesuai rencana.
Jika tercapai angka itu melunjak dari realisasi 2020 yang sebesar 2,4 juta. saat ini juga masih berencana akan memboyong produksi antigen test Panbio ke Tanah Air. Hal itu akan dilakukan dengan peningkatan kerjasama dengan Abbot, selaku produsen antigen test tersebut.
Nantinya proses produksi akan dilakukan oleh sister company perseroan yakni PT Oneject Indonesia. Pratoto menyebut momentum libur panjang memang membuat permintaan antigen test meningkat, seperti liburan Nataru dan libur Lebaran.
Sebagai informasi melansir  liputan6.com , membukukan kenaikan laba bersih sebesar 853,6 persen yoy pada kuartal I-2021. Angka tersebut setara Rp 20,91 miliar dibandingkan laba bersih kuartal I-2020 sebesar Rp 2,2 miliar.
Lonjakan laba bersih tersebut tersebut bersumber dari pendapatan perseroan di kuartal I-2021 yang tercatat sebesar Rp 228,17 miliar, atau tumbuh 754,1 persen dibandingkan pendapatan di periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 26,71 miliar. (winardi)

Sumber : Admin

powered by: IPOTNEWS.COM

1,610
-2.1 %
-35 %

766

BidLot

885

OffLot