Ini Peran dan Aktivitas Dealer Partisipan dalam ETF
Monday, September 06, 2021       14:13 WIB

Sebelumnya telah kita bahas bahwa di dalam suatu reksadana bursa (ETF) yang berfungsi dengan baik harus ada pihak atau pihak-pihak yang menyediakan likuiditas (membeli dan menjual Unit Penyertaan ETF). Tanpa adanyapihak yang bertugas menyediakan likuiditas ini, maka ETF akan menjadi seperti reksadana tertutup ( closed end fund ), dan harga Unit Penyertaan dapat melenceng jauh dari nilai aktiva bersihnya (NAB).
Secara khusus, pada pasar primer ETF, harus ada pihak yang membantu pemodal yang ingin membeli atau menjual unit penyertaan ETF dalam satuan Unit Kreasi (jumlah besar). Di pasar primer, pihak ini bernama Dealer Partisipan.
Sebaliknya, di pasar sekunder harus ada pihak yang juga bertugas menyediakan likuiditas, tetapi jual beli unit penyertaan ETF di pasar sekunder tidak harus dalam jumlah besar. Di pasar sekunder, pihak penyedia likuiditas ini disebut Pembentuk Pasar ( market maker).  
Karena dipersyaratkan dalam peraturan pembentukan ETF, maka setiap ETF pasti mempunyai minimal satu pihak sebagai Dealer Partisipan. Peran Dealer Partisipan dalam ETF adalah membantu pemodal yang ingin membeli unit penyertaan ETF di pasar primer, atau membantu pemodal yang ingin menjual unit penyertaan ETF di pasar primer.
Pembelian dan penjualan unit penyertaan ETF di pasar primer dikenal sebagai  creation  dan  redemption , dan dilakukan hanya dalam jumlah tertentu (jumlah besar) yang disebut Unit Kreasi. Penciptaan ( creation ) Unit Kreasi ETF (reksadana bursa), berbeda dengan reksadana konvensional.
Pemodal tidak membeli unit penyertaan ETF secara langsung kepada Manajer Investasi. Sebaliknya, pemodal akan meminta Dealer Partisipan untuk membeli sekeranjangsaham-saham yang telah ditentukan oleh ManajerInvestasi di dalam PCF ( portfolio composition file ) pada hari itu.
Keranjang saham-saham ini lalu diserahkan oleh Dealer Partisipan kepada ManajerInvestasi, dan Manajer Investasi akan menyerahkan kepada pemodal (melalui Dealer Partisipan) satu atau lebih unit kreasi ETF. Unit Kreasi adalah satuan ukuran untuk penciptaan maupun pelunasan unit penyertaan ETF di pasar primer.
Pada pelunasan ( redemption ) Unit Kreasi ETF (reksadana bursa), berbeda dengan reksadana konvensional, pemodal tidak harus menyerahkan unit penyertaan ETF yang akan dilunasi secara langsung kepada Manajer Investasi.
Sebaliknya, pemodal akan meminta Dealer Partisipan untuk melakukan pelunasan itu kepadaManajer Investasi. Dealer Partisipan lalu menyerahkan unit penyertaan ETF itu (dalam satuan Unit Kreasi) kepada Manajer Investasi, dan menerima pembayaran hasil pelunasan secara  in-kind  dalam bentuk satu (atau lebih) keranjangsaham-saham yang nilainyasamadariManajerInvestasi.
Siapakah yang Bisa Menjadi Dealer Partisipan ?
Dari penjelasan sebelumnya tentang  creation dan redemption , dapat diketahui bahwa Dealer Partisipan merupakan pihak yang membantu pemodal untuk membeli atau menjual Unit Penyertaan ETF kepada ManajerInvestasi.
Dalam ETF, pemodal tidak dapat membeli Unit Penyertaan ETF secara langsungkepada Manajer Investasi, dan tidak dapat meminta Manajer Investasi untuk membayar hasil pelunasandengan tunai. Karena pelunasan Unit Penyertaan ETF dibayar oleh Manajer Investasi secara  in-kind , maka pemodal yang menginginkan menerima tunai, harus menginstruksikan Dealer Partisipan untuk menjual keranjang saham-saham hasil penjualan kembali di bursa saham.
Karena fungsi Dealer Partisipandalam ETF adalah membeli keranjang saham-saham untuk penciptaan ( creation ) atau menjual keranjang saham-saham untuk pelunasan ( redemption ) Unit Penyertaan ETF, maka pihak yang dapat menjadi Dealer Partisipan haruslah perusahaan sekuritas yang menjadi anggota Bursa Efek Indonesia (BEI).
Selanjutnya, karena penciptaan ( creation ) dan pelunasan ( redemption ) unit penyertaan ETF hanya dilakukan dalam satuan Unit Kreasi (jumlah besar), maka yang dapat menjadi Dealer Partisipan hanyalah perusahaan sekuritas yang cukup besar dan memilikisistem yang cukup baik untuk dapat membeli atau menjual sekeranjang saham-saham secara sekaligus dalam sekali transaksi.
Apakeuntungan yang diperoleh Dealer Partisipan?
Pada dasarnya, keuntungan menjadi Dealer Partisipan adalah pendapatan komisi jual dan beli saham-saham yang menjadi aset dari Unit Penyertaan ETF. Di samping membeli keranjang saham-saham karena permintaan pemodal ( demand driven ), dapat pula terjadi pembelian saham-saham dilakukan oleh Dealer Partisipan untuk tujuan arbitrage ( arbitrage driven ).
Misalnya,katakanlah pada suatu ketika harga Unit Penyertaan ETF sudah berada jauh di atas nilai saham-saham yang menjadi  underlying -nya, maka Dealer Partisipan akan dapat melakukan arbitrage dengan cara membeli sekeranjang saham-saham dan menjual Unit Penyertaan ETF.
Demikian pula sebaliknya, jika harga Unit Penyertaan ETF pada satu ketika turun cukup jauh di bawah harga  underlying  saham-saham yang menjadi portfolio ETF itu, maka Dealer Partisipan dapat melakukan arbitrase dengan cara membeli Unit Penyertaan ETF dan menjual sekeranjang saham-saham.
 Oleh: Fredy Sumendap, CFA 

Sumber : IPS

powered by: IPOTNEWS.COM