Investor Cermati Strategi The Fed, Logam Kuning Berkilau Lagi
Thursday, July 29, 2021       04:42 WIB

Ipotnews - Harga emas menghentikan penurunan awal untuk bergerak lebih tinggi, Rabu, setelah pernyataan kebijakan Federal Reserve karena Chairman Jerome Powell menandai risiko yang masih ada terhadap ekonomi Amerika dari varian Delta virus korona.
Harga emas di pasar naik 0,1% menjadi USD1.801,10 per ounce pada pukul 01.56 WIB, demikian laporan  Reuters,  di Bengaluru, Rabu (28/7) atau Kamis (29/7) dini hari WIB. Emas berjangka Amerika Serikat ditutup sedikit berubah pada posisi USD1.800,50 per ounce.
Harga turun sedikit setelah pernyataan The Fed, yang mengatakan pemulihan ekonomi Amerika tetap di jalurnya meski ada peningkatan infeksi virus korona, dan menandai pembicaraan yang sedang berlangsung seputar penarikan dukungan kebijakan moneter.
Tetapi emas berubah positif setelah Powell dalam konferensi pers mengatakan melonjaknya kasus varian Delta dapat membebani pemulihan di pasar tenaga kerja dan bank sentral masih "jauh" dari mempertimbangkan menaikkan suku bunga.
Mengistilahkan penurunan awal pada pernyataan itu sebagai reaksi "spontan", tutur Edward Moya, analis OANDA, dan mengatakan pergerakan harga emas yang berombak kemungkinan terjadi karena investor mencerna pernyataan Powell.
"Kendati ekonomi masih menuju ke arah yang benar, kesimpulan keseluruhannya adalah kita masih akan melihat banyak akomodasi tetap ada, dan pengumuman  tapering  ini, kapan pun itu terjadi, akan dilakukan secara bertahap dan tidak pada basis yang dipercepat," ungkap Moya.
Suku bunga yang lebih tinggi cenderung membebani emas, karena menaikkan  opportunity cost  memegang logam kuning yang tidak memberikan imbal hasil.
Emas mendapatkan dukungan dari sedikit pelemahan dolar setelah pernyataan Powell, membuat  bullion  lebih murah bagi mereka yang memegang mata uang lainnya.
Di tempat lain, perak naik 0,7% menjadi USD24,84 per ounce. Paladium menguat 0,6% menjadi USD2.623,53 per ounce dan platinum meningkat 0,8% menjadi USD1.059,00 per ounce. (ef)

Sumber : Admin

powered by: IPOTNEWS.COM