JAST Melantai, Incar Dana Segar Rp50,03 miliar
Thursday, May 16, 2019       12:29 WIB

Ipotnews - Satu lagi perseroan melantai (IPO) di BEI pada Kamis (16/5), yakni emiten layanan jasa telekomunikasi PT Jasnita Telekomindo Tbk ().
Adapun yang menjadi emiten ke 670 ini mencatatkan seluruh sahamnya dengan porsi kepemilikan publik sebanyak 203.406.700 saham atau 25% dari jumlah modal disetor dan ditempatkan.
Menurut Direktur Utama , Kennard Jr S Kurnia, langkah IPO ini merupakan key milestone dalam perjalanan perseroan sebagai perusahaan publik.
"Sebagai perusahaan publik, jajaran manajemen optimistis akan terus tumbuh dan berkembang ditunjang oleh penambahan investasi dari dana segar hasil IPO yang akan meningkatkan efisiensi dan profitabilotas perseroan ke depan," jelas Kennard, seperti dikutip bisnis.com di Jakarta, Kamis (16/5).
Adapun, mengalami oversubscribe lebih dari 7,53 kali setelah masa penawaran umum yang berlangsung pada 3-9 Mei 2019.
Harga penawaran umum sebesar Rp246 per saham sehingga total dana yang dihimpun sebanyak-banyaknya Rp50,03 miliar.
Direktur , Tjokro Wimantara, seperti dikutip kontan.co.id, Kamis (16/5) menyebut pihaknya akan menggunakan dana IPO untuk kebutuhan tiga hal. Pertama, untuk pembelian gedung di Jakarta Pusat untuk ekspansi call center dan data center Rp 22 miliar. Kedua, untuk akuisisi PT Sakti Makmur Pratama yang akan jadi pusat IT dari Rp 8 miliar. Ketiga, digunakan sebagai modal kerja sebesar Rp 20 miliar.
Adapun berdasarkan data seperti dikutip detikfinance, Kamis (16/5), saat dicatatkan pertama kali, saham tak bergerak sama sekali dari harga penawaran Rp 246 per saham. Posisi itu tak berubah untuk beberapa waktu dan tidak ada transaksi. Namun beberapa menit kemudian saham bergerak meroket. Saham naik 49,59% ke posisi Rp 368.
Sebagai informasi, memiliki tiga pilar bisnis utama yaitu jasa dan jaringan telekomunikasi (ICT), media dan iklan digital, serta platform bisnis cloud & AI.
Sedangkan, bisnis inti perseroan dibagi ke dalam tiga layanan, yaitu cloud communications, call center, ICT untuk pemerintah dan korporasi.
Saat ini memiliki 3 produk layanan, yaitu JASCLOUD (layanan komunikasi cloud), BLAZEID (layanan broadband dan Wi Fi seluler), dan SmartCity. (winardi)

Sumber : Admin

powered by: IPOTNEWS.COM

575
25.0 %
115 %

10,969

BidLot

0

OffLot