Kalbe (KLBF) Jalin Kemitraan Strategis dengan Perusahaan Bioteknologi Korsel
Thursday, June 20, 2024       11:16 WIB

JAKARTA, investor.id - PT Kalbe Farma Tbk () melalui Regenic yang dinaungi anak usaha Kalbe yaitu PT Bifarma Adiluhung (Bifarma) meresmikan kemitraan strategis dengan GC Cell, perusahaan bioteknologi global di Korea Selatan (Korsel) dengan fokus bisnis terapi sel.
Presiden Direktur PT Bifarma Adiluhung dr Sandy Qlintang Mbiomed mengatakan, kesepakatan dalam kemitraan strategis ini bertujuan untuk memfasilitasi masuknya Immuncell-LC di Indonesia. Immuncell-LC adalah inovasi terapi sel yang menggunakan terapi sel T autologous dan telah mendapatkan persetujuan penggunaan untuk operasi kanker hati di Korea.
"Selain itu, kesepakatan antara Bifarma dan GC Cell juga mencakup transfer teknologi dan kerja sama pengembangan pipeline terapi Natural Killer (NK) Cells yang secara ilmiah terbukti mampu bekerja efektif dalam membunuh sel kanker," ungkap Sandy dalam keterangan pers, Kamis (20/6/2024).
Sandy menambahkan, melalui divisi terapi sel yaitu Regenic, telah menandatangani kesepakatan kemitraan dengan GC Cell, sebuah perusahaan biofarmasi pionir dari Korea. "Kolaborasi strategis ini merupakan tonggak penting bagi perusahaan kami, sekaligus memperkuat misi kami dalam menyediakan terapi sel yang aman, berkualitas tinggi, dan terdepan," ujar Sandy.
CEO CG Cell James Park menambahkan, kemitraan tersebut merupakan bukti pengakuan global atas keahlian kami sebagai pionir di bidang terapi sel di Korea. Pihaknya percaya bahwa dengan menggabungkan terapi sel dan gen yang terintegrasi di GC Cell dan kemampuan serta keunggulan Bifarma di Indonesia, akan siap untuk segera meraih posisi terdepan dalam bidang terapi sel anti kanker.
Ketersediaan terapi Immuncell-LC diharapkan dapat mempermudah dan memperluas akses pengobatan bagi para pasien di Indonesia. Terlebih lagi di Indonesia, kanker hati merupakan penyakit mematikan keempat. Kanker hati kerap disebut sebagai the silent killer sebab gejalanya tidak mudah diketahui dan perburukan penyakitnya tergolong cepat. Jumlah kematian akibat kasus kanker hati di Indonesia pun tinggi yaitu mencapai 21.392 orang (Data Globocan 2020).
Ke depannya, baik Regenic maupun GC Cell berharap kemitraan strategis ini dapat memperkuat misi mentransformasi layanan kesehatan, terutama agar para pasien kanker hati bisa mendapatkan perawatan yang optimal demi kualitas kehidupan yang lebih baik.

Sumber : investor.id

powered by: IPOTNEWS.COM