Kebijakan Suku Bunga The Fed Tekan Rupiah ke Rp14.525
Friday, April 23, 2021       16:16 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Nilai tukar rupiah berada di level Rp14.525 per dolar AS pada Jumat (23/4) sore. Posisi tersebut melemah 0,03 persen dibandingkan perdagangan Kamis (22/1) sore di level Rp14.520 per dolar AS.
Sementara itu, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menempatkan rupiah di posisi Rp14.548 per dolar AS, atau melemah dibandingkan posisi hari sebelumnya yakni Rp14.530 per dolar AS.
Sore ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau melemah terhadap dolar AS. Dolar Taiwan melemah 0,06 persen, won Korea Selatan melemah 0,04 persen, rupee India melemah 0,06 persen, yuan China melemah 0,05 persen, dan bath Thailand terpantau melemah 0,08 persen.
Sebaliknya yen Jepang menguat 0,04 persen, dolar Singapura menguat 0,15 persen, peso Filipina menguat 0,05 persen, dan ringgit Malaysia menguat 0,08 persen.
Sementara itu, mata uang di negara maju bergerak bervariasi terhadap dolar AS. Poundsterling Inggris melemah 0,27 persen dan dolar Australia melemah 0,40 persen. Sebaliknya, dolar Kanada menguat 0,26 persen dan franc Swiss menguat 0,17 persen.
Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan investor masih memperhatikan kebijakan suku bunga The Fed di tengah menguatnya sinyal pemulihan ekonomi yang lebih cepat.
Selama sepekan terakhir klaim pengangguran awal AS tercatat sebanyak 547 ribu atau mencapai level terendah 13 bulan belakangan. Posisi tersebut juga lebih rendah dari prakiraan Investing.com di mana klaim pengangguran akan mencapai 617 ribu, menyusul 586 ribu klaim yang telah diajukan selama sepekan sebelumnya.
Dolar menguat terhadap mata uang lainnya, terkurung dalam kisaran perdagangan yang sempit karena investor menunggu pertemuan Federal Reserve AS di minggu berikutnya," tutur Ibrahim.
Sementara dari dalam negeri bertahannya peringkat Indonesia pada posisi BBB+ outlook stable dari Rating and Investment Information serta rating Standard and Poor's (S&P) pada BBB outlook negatif tutur membantu menahan pelemahan rupiah terhadap dolar AS hari ini.
"Pemberian afirmasi peringkat kredit tersebut merupakan bentuk pengakuan stakeholder internasional atas stabilitas makro ekonomi dan prospek ekonomi Indonesia di tengah 140 rating downgrade action sejak awal 2020 akibat pandemi," jelasnya.
Dalam perdagangan pekan depan Ibrahim memprediksi rupiah masih akan melemah dan bergerak di rentang Rp14.510-14.550 per dolar AS.

Sumber : CNNINDONESIA.COM

powered by: IPOTNEWS.COM


Berita Terbaru

Saturday, May 08, 2021 - 15:47 WIB
Perkuat Sektor Non Distribusi, Zebra Nusantara Bidik Pertumbuhan Laba 30%
Saturday, May 08, 2021 - 14:02 WIB
Pasar Diliput Ketidakpastian, IHSG Tergerus 1,12% Sepekan Terakhir
Saturday, May 08, 2021 - 12:35 WIB
Financial Statements 1Q 2021 of SSMS
Saturday, May 08, 2021 - 12:28 WIB
Financial Statements 1Q 2021 of BBMD
Saturday, May 08, 2021 - 12:23 WIB
Financial Statements 1Q 2021 of JECC
Saturday, May 08, 2021 - 12:08 WIB
Financial Statements 1Q 2021 of BSIM
Saturday, May 08, 2021 - 11:43 WIB
Financial Statements 1Q 2021 of MGRO
Saturday, May 08, 2021 - 11:40 WIB
Financial Statements 1Q 2021 of RANC
Saturday, May 08, 2021 - 11:37 WIB
Financial Statements 1Q 2021 of INAF
Saturday, May 08, 2021 - 11:33 WIB
Financial Statements Full Year 2020 of ZYRX