Kekhawatiran Evergrande Benamkan Yuan, Investor Berlari Memburu Greenback
Tuesday, September 21, 2021       05:46 WIB

Ipotnews - Yuan di pasar  offshore  melemah versus dolar AS ke level terendah dalam hampir sebulan, Senin, karena kekhawatiran tentang dampak dari masalah solvabilitas pengembang properti Evergrande menakuti pasar keuangan dan mengangkat mata uang  safe-haven. 
Sentimen pasar diguncang oleh potensi penularan dari Evergrande, yang mencoba mengumpulkan dana untuk membayar kreditur, pemasok, dan investor. Batas waktu pembayaran bunga USD83,5 juta pada salah satu obligasinya jatuh tempo pada Kamis, dan perusahaan itu memiliki kewajiban USD305 miliar, demikian laporan  Reuters,  di New York, Senin (20/9) atau Selasa (21/9) pagi WIB.
Kamis, yuan menguat ke level tertinggi dalam tiga bulan di 6,4226 per dolar sebelum mulai berbalik karena krisis seputar Evergrande memburuk. Pergerakan itu dipertajam pada sesi Senin setelah peringatan dari regulator China bahwa kebangkrutan Evergrande dapat memicu risiko yang lebih luas dalam sistem keuangan negara tersebut jika tidak stabil.
Analis Wells Fargo, Senin, memperkirakan dolar akan mencapai 6,60 per yuan bulan depan. Yuan di pasar  offshore  terakhir melemah terhadap  greenback  di posisi 6,4839 per dolar.
"Kita melihat pelarian klasik menuju keselamatan dalam dolar sampai kita mendapatkan kejelasan tentang apakah itu akan menjadi resolusi yang teratur atau tidak untuk Evergrande," kata Joe Manimbo, analis Western Union Business Solutions. Washington DC.
"Kita kemungkinan akan melihat kelanjutan dari penurunan yang telah kita lihat pada aset berisiko menuju pekan ini dan kita memasukkan Evergrande, dan itu benar-benar meresahkan pasar."
Dolar dan mata uang  safe-haven  lainnya seperti yen dan franc Swiss naik dengan sentimen  risk-off,  yang membuat indeks S&P 500 Wall Street mencatat persentase penurunan satu hari terbesar dalam 11 bulan.
Indeks Dolar (Indeks DXY), ukuran  greenback  terhadap sekeranjang enam mata uang utama, naik 0,025%, dengan euro tidak berubah di posisi USD1,1725.
Dolar juga menguat di tengah ekspektasi Federal Reserve akan mulai mengurangi pembelian obligasi bulanan tahun ini, dengan pengumuman kebijakan bank sentral akan dirilis Rabu.
Selain The Fed, beberapa bank sentral di seluruh dunia akan mengadakan pertemuan kebijakan minggu ini, termasuk Swedia, Inggris, dan Norwegia.
Yen Jepang menguat 0,58% versus  greenback  di 109,32 per dolar, sementara poundsterling terakhir diperdagangkan di USD1,3656, turun 0,63%.
Dolar Kanada, juga mata uang komoditas yang berkorelasi dengan sentimen risiko, melemah ke posisi 1,2895 per dolar AS, level terendah dalam empat minggu. Terakhir turun 0,42% versus  greenback  di 1,28 per dolar.
Jajak pendapat untuk pemilu Kanada, Senin, menunjukkan keunggulan bagi Perdana Menteri petahana Justin Trudeau, tetapi dia sepertinya tidak akan menguasai parlemen. (ef)

Sumber : Admin

powered by: IPOTNEWS.COM