Kestrel berpotensi menopang kinerja Adaro Energy (ADRO) tahun ini
Tuesday, February 18, 2020       19:26 WIB

JAKARTA.Kondisi harga batubara yang melemah tidak menyurutkan langkah PT Adaro Energy Tbk () untuk menggenjot produksi batubara. Emiten konstituen IndeksKompas100ini menargetkan produksi batubara mencapai 54 juta ton-58 juta ton. Jumlah ini tidak jauh berbeda dengan realisasi produksi 2019. Tahun lalu, produksi batubara mencapai 58,03 juta ton atau 7% lebih tinggi daripada realisasi produksi tahun 2018. Analis Samuel Sekuritas Indonesia Dessy Lapagu menilai, target produksi Adaro Energy tahun ini sudah cukup moderat dengan pertimbangan tren harga batubara global yang sedang melemah. Dessy menilai, upaya diversifikasi usahayang salah satunya membangun pembangkit listrik tenaga uap ( PLTU ) oleh entitas usaha PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) dan PT Tanjung Power Indonesia (TPI) belum mampu menopang kinerja .
"Kami menilai (diversifikasi tersebut) belum akan mendorong performa Adaro Energy secara signifikan karena total penyerapan kedua PLTU tersebut juga hanya sebesar 8 juta ton per tahun atau hanya 14% dari total produksi secara tahunan," ujar Dessy kepada Kontan.co.id, Selasa (18/2). Dessy melihat, justru salah satu entitas usaha , yakni Kestrel Coal Mine dalam jangka panjang diekspektasikan dapat mendorong laba bersih Adaro Energy. Sebab, Kestrel berfokus pada produksi coking coal dengan menyasar klien perusahaan baja. Melansir laporan kinerja per 2019, Kestrel mencatat produksi batubara yang dapat dijual sebesar 6,76 juta ton tumbuh 42% secara year-on-year (yoy).
Di sisi lain, total penjualan batubara Kestrel sepanjang 2019 mencapai 6,55 juta ton. Penjualan ditujukan ke negara-negara produsen baja di Benua Asia utamanya ke India. Tahun ini, menargetkan volume produksi yang dapat dijual Kestrel diperkirakan akan mencapai 7,2 juta ton. Namun, Dessy menilai dengan pelemahan ekonomi yang terjadi di China serta posisi China sebagai salah satu produsen baja terbesar dunia, maka kemungkinan permintaan coking coal juga dapat melemah.

Sumber : KONTAN.CO.ID

powered by: IPOTNEWS.COM

1,040
2.0 %
20 %

19,720

BidLot

8,236

OffLot