Laporan Keuangan Katrol Sentimen Pasar, Wall Street Melesat ke Level Rekor
Wednesday, October 27, 2021       05:10 WIB

Ipotnews - Bursa ekuitas Wall Street melesat ke level rekor, Selasa, karena perusahaan-perusahaan kakap melaporkan kinerja kuartalan yang solid, tetapi indeks utama gagal mengakhiri sesi di posisi tertingginya dengan beberapa emiten teknologi utama berguguran,
Dow Jones Industrial Average naik 15,73 poin atau 0,04% menjadi ditutup pada rekor tertinggi lainnya di 35.756,88, demikian laporan   CNBC ,  di New York, Selasa (26/10) atau Rabu (27/10) pagi WIB. Pada satu titik, indeks 30-saham unggulan itu menguat sekitar 150 poin untuk mencapai level tertinggi sepanjang masa.
Sementara itu, indeks berbasis luas S&P 500 bertambah hampir 0,18% atau 8,31 poin, juga mencapai rekor baru di 4.574,79. Sedangkan Nasdaq Composite Index naik 0,06% atau 9,01 poin menjadi 15.235,71.
Pembalikan  intraday  di saham Facebook membebani indeks utama pada tengah hari. Setelah diperdagangkan datar hingga lebih tinggi untuk memulai sesi, saham Facebook anjlok lebih dari 5% pada sesi terendahnya, dan ditutup merosot 3,9%. Perusahaan itu melampaui ekspektasi laba analis tetapi meleset dari perkiraan untuk pendapatan dan pengguna aktif bulanan.
Tesla menghapus kenaikan sebelumnya dan turun 0,6%, Selasa, setelah pabrikan kendaraan listrik itu melonjak lebih dari 12% pada sesi sebelumnya untuk mencapai kapitalisasi pasar USD1 triliun untuk pertama kalinya.
Saham United Parcel Service melambung 6,9% setelah perusahaan jasa pengiriman itu mencatatkan keuntungan dan pendapatan yang kuat di semua segmen bisnis. Komponen Dow, 3M, turun 0,1% meski mengalahkan ekspektasi di garis atas dan bawah.
General Electric melejit 2% setelah perusahaan itu merilis revisi ke atas untuk perkiraan laba setahun penuh sambil melaporkan laba kuartal ketiga yang lebih tinggi dari ekspektasi.
Hampir 30% perusahaan S&P 500 melaporkan kinerjanya, dan lebih dari 80% mengalahkan ekspektasi Wall Street, menurut perhitungan   CNBC .  Perusahaan S&P 500 diperkirakan mencatat pertumbuhan laba sekitar 35,6% pada kuartal ketiga.
"Selera risiko selera masih tersedia bagi ekuitas Amerika Serikat," kata Craig Johnson, Chief Market Technician Piper Sandler. "Laporan laba perusahaan menjadi katalis utama di balik reli rekor tertinggi baru-baru ini karena permintaan yang kuat terus mengimbangi kendala pasokan dan tekanan harga."
Raksasa teknologi Alphabet dan Microsoft diperdagangkan lebih tinggi menuju laporan keuangan mereka setelah bel Selasa. Pasa memperkirakan kuartal yang kuat untuk Microsoft, didukung bisnis utamanya, Azure. Analis memperkirakan laba Alphabet akan naik 43% (year-over-year).
Twitter, Advanced Micro Devices dan Robinhood juga melaporkan kinerja kuartalan setelah bel Selasa.
"Musim laporan keuangan dimulai dengan awal yang baik, tetapi sekarang ujian besarnya adalah apakah nama-nama teknologi besar akan meningkat? Dengan saham di level tertinggi sepanjang masa, standarnya memang cukup tinggi dan teknologi perlu mengesankan untuk membantu membenarkan saham pada level saat ini," ujar Ryan Detrick, Chief Market Strategist LPL Financial.
Di sisi data, indeks kepercayaan konsumen Amerika naik pada Oktober, membalikkan tren penurunan tiga bulan, menurut Conference Board. Indeks kepercayaan konsumennya meningkat ke angka 113,8, melampaui ekspektasi  Dow Jones  di 108, dan naik dari 109,8 di September. (ef)

Sumber : Admin

powered by: IPOTNEWS.COM