PLN Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik di NTB dan Sumsel
Monday, March 01, 2021       05:15 WIB

Ipotnews - Pemprov Nusa Tenggara Barat dan Sumatera Selatan mendukung upaya PLN dalam membangun ekosistem kendaraan listrik di dua provinsi.
Selain di dua daerah tersebut, PLN terus aktif berkolaborasi dengan banyak pihak untuk mempercepat terbentuknya ekosistem transportasi yang ramah lingkungan, hemat, dan efisien.
Di Mataram, Gubernur NTB Zulkieflimansyah meluncurkan program "Era Kendaraan Listrik untuk NTB Gemilang", Jumat (26/2), sebagai bentuk dukungan. Pada kesempatan tersebut, dia menegaskan, "Kendaraan listrik menjadi keniscayaan menyongsong era sekarang dan kita harus siap menangkap peluang tersebut."
Pada kesempatan yang sama Zulkieflimansyah menyerahkan penghargaan untuk PLN dalam mendukung terwujudnya NTB Asri dan Lestari melalui program "Waste to Energy" dan memelopori penggunaan kendaraan bebas polusi di NTB. Dia juga mengukuhkan berdirinya komunitas kendaraan listrik NTB yang dinamai Mandalika.
NTB memiliki 170 titik SPLU (Stasiun Penyedia Listrik Umum) dan 1 SPKLU dan dipastikan akan terus bertambah. Sementara PLN juga bekerja sama dengan penyedia taksi online untuk mengoperasikan mobil taksi listrik di NTB, yang ditandai dengan konvoi 50 kendaraan listrik dari berbagai jenis, termasuk menggelar pameran kendaraan listrik buatan putra daerah NTB yang diikuti beberapa merk antara lain Matric B, Cidomo Listrik, Le Bui, Nge BUTS , dan ATV.
Sementara di Palembang, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sumatera Selatan Hendriansyah mengatakan, "Pemprov sudah menyiapkan peraturan gubernur yang akan mendorong dan memberikan penekanan terhadap penggunaan kendaraan listrik untuk kendaraan dinas dan transportasi umum."
Hendriansyah juga menyampaikan apresiasinya kepada PLN atas peluncuran Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Sumatera Selatan.
Merespons tingginya daerah mengembangkan kendaraan listrik, Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya. "PLN siap menjadi inisiator dan pelopor pengembangan ekosistem kendaraan listrik untuk mengurangi emisi karbon, menciptakan lingkungan udara yang bersih, dan menyediakan sistem transportasi yang lebih murah dan efisien," kata Zulkifli dalam keterangan resmi, Minggu (28/2).
Kesiapan PLN ditunjukkan dengan pembangunan 33 SPKLU di 11 kota, dan bekerja sama dengan pihak lain membangun 100 SPKLU di seluruh Indonesia. PLN juga menyiapkan platform aplikasi Charge.IN sebagai platform transaksi pengisian daya listrik.
Selain itu, PLN juga sudah menyiapkan insentif diskon 30 persen bagi pengguna kendaraan listrik yang mengecas daya di rumah penggunanya.
"Kami siapkan layanannya dari hulu hingga hilir, sehingga memberikan kemudahan bagi pelanggan dan pengguna kendaraan listrik," ujar Zulkifli.
Seperti diketahui, setelah terbitnya Peraturan Presiden No 55/2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB), PLN langsung tancap gas mulai dari pembangunan infrastruktur penunjang KBLBB, pendirian SPKLU, sampai dengan uji coba kendaraan listrik jarak jauh. (Adhitya/ef)

Sumber : Admin

powered by: IPOTNEWS.COM