PT Bumi Resources Tbk (BUMI) merancang sejumlah agenda bisnis prioritas untuk tahun 2023
Wednesday, November 30, 2022       08:31 WIB

Download PDF

PT Bumi Resources Tbk () merancang sejumlah agenda bisnis prioritas untuk tahun 2023. Pertama, ingin mendongkrak produksi batubara dengan kenaikan sekitar 10% dari hasil penambangan tahun ini. menargetkan produksi sekitar 80 juta ton batubara pada tahun 2023. Rencana itu sudah diajukan kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral ( ESDM ).
Di 2022 (target) 70 juta ton dan untuk 2023 kami sudah menyampaikan rencana kepada ESDM , jumlahnya sekitar 80 juta ton, jadi ada peningkatan. Manajemen perusahaan memaparkan, produksi batubara sampai akhir 2022 ditaksir mencapai 70 juta ton-76 juta ton. Produksi batubara disumbangkan oleh dua anak usahanya, yakni PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan PT Arutmin Indonesia.
Sampai dengan kuartal ketiga 2022, memproduksi batubara sebanyak 53,7 juta ton. Terdiri dari produksi batubara KPC sebesar 37,6 juta ton, serta Arutmin yang menyumbang 16,2 juta ton. Volume produksi batubara dalam periode sembilan bulan 2022 merosot 9% secara tahunan. Penurunan tingkat produksi lantaran operasional penambangan terkendala cuaca, yakni curah hujan yang tinggi.
Pengupasan tanah tinggi, tapi batubara yang ditambang lebih rendah. Produksi menurun karena gangguan curah hujan tinggi di Kalimatan Timur dan Selatan. Meski volume produksi merosot, tapi tetap bisa mendongkrak cuan lantaran harga batubara yang melonjak tinggi. Kenaikan harga batubara per kuartal ketiga 2022 mencapai 89% secara tahunan. Realisasi harga batubara dalam periode sembilan bulan 2022 sebesar US$ 118,7 per ton. Lebih tinggi dibandingkan tingkat harga periode sembilan bulan 2021 sebesar US$ 62,8 per ton.

Sumber : IPS RESEARCH

powered by: IPOTNEWS.COM