Pelemahan Yield Amerika Imbangi Apresiasi Dolar, Emas Relatif Stabil
Friday, July 23, 2021       09:10 WIB

Ipotnews - Harga emas relatif stabil, Jumat, setelah mencapai level terendah lebih dari satu pekan di sesi sebelumnya, karena penurunan imbal hasil obligasi Amerika dan data ekonomi yang lemah diimbangi penguatan dolar.
Harga emas di pasar spot turun 0,1% menjadi USD1.804,33 per ounce, pada pukul 09.04 WIB, setelah mencapai level terendah sejak 12 Juli di USD1.791,16 per ounce pada sesi Kamis, demikian laporan  Reuters,  di Bengaluru, Jumat (23/7).
Emas melemah 0,2% sejauh minggu ini, setelah membukukan kenaikan selama empat pekan sebelumnya.
Sementara itu, emas berjangka Amerika Serikat naik tipis 0,02% menjadi USD1.809,60 per ounce.
Imbal hasil US Treasuries melemah, Kamis, setelah lelang surat utang bertenor 10-tahun senilai USD16 miliar ditawar pada rekor terendah.
Namun, Indeks Dolar (Indeks DXY) bertahan di dekat level tertinggi tiga setengah bulan terhadap saingannya, membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.
Jumlah warga Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran melesat ke tingkat tertinggi dua bulan, pekan lalu, pengingat bahwa pasar tenaga kerja masih mengalami tekanan ketika negara tersebut menghadapi kebangkitan infeksi Covid-19.
Saham raksasa teknologi membantu Wall Street mencatat penutupan yang lebih tinggi, Kamis, melanjutkan reli dua hari karena data ekonomi yang lesu dan laporan keuangan perusahaan yang variatif mendorong investor kembali ke saham pertumbuhan.
Bank Sentral Eropa berjanji untuk mempertahankan suku bunga pada rekor terendah lebih lama lagi untuk mendorong inflasi dan memperingatkan varian Delta virus korona yang menyebar dengan cepat menimbulkan risiko bagi pemulihan zona euro.
Suku bunga yang lebih rendah menurunkan  opportunity cost  memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Perak turun 0,1% menjadi USD25,42 per ounce, paladium naik 0,3% menjadi USD2.725,77 per ounce, dan platinum mendatar di USD1.092,44 per ounce. (ef)

Sumber : Admin

powered by: IPOTNEWS.COM