Perekonomian Membaik, SILO Terus Lanjutkan Ekspansi
Wednesday, September 15, 2021       11:15 WIB

Ipotnews - Ditopang perekonomian Indonesia semakin membaik, Grup Lippo berkomitmen terus mengembangkan industri kesehatan di Indonesia melalui PT Siloam International Hospitals Tbk ().
Menurut John Riady, CEO PT Lippo Karawaci Tbk () sekaligus Presiden Komisaris , menegaskan industri kesehatan memang merupakan salah satu sektor yang penting dikembangkan di Indonesia. "Industri kesehatan merupakan salah satu industri atau sektor yang penting dan perlu dikembangkan di Indonesia, jika Indonesia ingin maju lebih lagi menjadi negara middle income, advance, dan seterusnya," jelasnya seperti dikutip  KONTAN , Selasa (14/9).
Potensi industri kesehatan di dalam negeri untuk berkembang masih sangat tinggi. Pada 2019, pengeluaran di sektor kesehatan berbanding dengan PDB di Indonesia baru mencakup 3,1 persen. Angka tersebut di bawah Malaysia yang mencapai 3,9 persen, Singapura 4,7 persen, dan China 5,2 persen.
  1. sisi lain, suplai ketersediaan tempat tidur RS di Indonesia masih minim dengan rasio 1,1 tempat tidur per 1.000 penduduk. Di negara tetangga seperti Vietnam dan Malaysia, rasio tempat RS per 1.000 penduduk masing-masing mencapai 1,7 kali dan 1,8 kali. "Kami yakin rasio expenditure kesehatan dari 3,1 persen pelan-pelan akan naik menjadi 4 persen-5 persen seiring dengan peningkatan perekonomian Indonesia," tambah John.

Dia juga menilai selama pandemi Covid-19 sekitar 1,5 tahun menunjukkan tingginya kebutuhan akan fasilitas kesehatan. Oleh karena itu, Lippo Group melalui akan terus melanjutkan ekspansi.
Di tengah pandemi, kinerja pun meningkat. Pada semester I/2201, meraih pendapatan Rp3,81 triliun, naik 51,7 persen (year on year/yoy) persen dari sebelumnya Rp2,51 triliun. Laba bersih mencapai Rp291,54 miliar.
Sebagai informasi, beroperasi sejak 1992, memiliki jaringan rumah sakit terbanyak di Indonesia dengan portofolio 40 rumah sakit di 29 kota, dan kapasitas tempat tidur sekitar 3.726 unit. merupakan pemegang saham utama dengan kepemilikan 55,4 persen saham per Agustus 2021. (winardi)

Sumber : Admin

powered by: IPOTNEWS.COM

158
3.9 %
6 %

26,677

BidLot

23,999

OffLot