Sektor Teknologi Terbebani Huawei, Bursa Ekuitas Europa Terjerembab
Tuesday, May 21, 2019       03:27 WIB

Ipotnews - Pasar ekuitas Eropa merosot, Senin, karena tekanan Amerika Serikat terhadap raksasa telekomunikasi China, Huawei, membebani sektor teknologi.
Pan-European Stoxx 600 ditutup anjlok 1,06 persen atau 4,05 poin menjadi 377,46, dengan saham teknologi memimpin pelemahan setelah jatuh hampir tiga persen karena pengawasan ketat Amerika terhadap Huawei, demikian laporan   CNBC  , Senin (20/5) atau Selasa (21/5) dini hari WIB.
Pasar regional utama juga berguguran. Indeks FTSE 100 melemah 0,51 persen atau 37,74 poin menjadi 7.310,88, DAX Jerman menyusut 197,65 poin atau 1,61 persen menjadi 12.041,29, dan CAC 40 Prancis turun 1,46 persen (79,64 poin) menjadi 5.358,59.
Presiden Donald Trump pekan lalu memasukkan Huawei daftar hitam perdagangan yang memblokirnya dari membeli teknologi Amerika tanpa persetujuan khusus. Sementara itu, sejumlah raksasa teknologi AS dari Google hingga Intel dilaporkan menjauhkan diri dari perusahaan tersebut.
Laporan juga muncul dari Infineon Jerman yang menangguhkan pengiriman ke Huawei, berita yang mengakibatkan aksi jual di pabrikan  chip  terbesar Eropa itu. AMS adalah pencetak kinerja terburuk di antara saham semikonduktor di Eropa, anjlok lebih dari 13 persen.
Langkah untuk menekan Huawei terjadi di tengah pertempuran perdagangan antara Washington dan Beijing. Dilaporkan   CNBC  , Jumat, negosiasi perdagangan AS-China terhenti ketika Trump meningkatkan pengawasan terhadap perusahaan-perusahaan telekomunikasi China.
Kembali ke Eropa, saham  travel and leisure  tergelincir 1,5 persen di belakang laporan keuangan setahun penuh yang mengecewakan dari Ryanair. Maskapai penerbangan bertarif murah terbesar di Eropa ini membukukan laba tahunan terlemah dalam empat tahun dan mengatakan pendapatannya bisa jatuh lebih jauh tahun depan, karena berjuang melawan kelebihan kapasitas, Brexit dan keterlambatan pengiriman Boeing 737 Max.
Saham Ryanair turun hampir lima persen, sementara sesama maskapai Air France-KLM dan Easyjet keduanya diperdagangkan sekitar tiga persen lebih rendah.
Di tempat lain, saham Deutsche Bank menyusut setelah  New York Times  melaporkan spesialis anti-pencucian uang di bank Jerman itu merekomendasikan pada 2016 dan 2017 bahwa beberapa transaksi yang melibatkan entitas yang dikendalikan oleh Presiden Trump dan menantunya,
Mengutip lima karyawan Deutsche Bank saat ini dan sebelumnya, laporan itu mengatakan eksekutif Deutsche menolak saran itu. Meski bank tersebut menyangkal laporan itu, sahamnya diperdagangkan melemah lebih dari tiga persen, mencapai rekor terendah setelah UBS menurunkan peringkatnya menjadi " sell ". (ef)

Sumber : Admin

powered by: IPOTNEWS.COM