Langkah ADRO Lepas Bisnis Batubara Termal Diprediksi Percepat Diversifikasi Ke Ekonomi Hijau
Wednesday, September 18, 2024       11:16 WIB

Ipotnews - Langkah PT Adaro Energy Indonesia Tbk () untuk melepas bisnis batubara termal bisa mempercepat ekspansi ke bisnis pertambangan non batubara dan ekonomi hijau.
"Ini berarti perusahaan tidak akan terlalu terpengaruh lagi secara signifikan oleh siklus penurunan harga batu bara," kata pengamat pasar modal, Lanjar Nafi saat dihubungi Ipotnews, Rabu (18/9).
Sektor ekonomi hijau, seperti energi terbarukan dan solusi karbon rendah, kemungkinan besar akan menjadi fokus utama bagi . "Ini sesuai dengan tren ESG dan energi terbarukan global," ujar Lanjar.
Langkah tersebut merupakan strategi untuk mengurangi ketergantungan pada bisnis batubara termal yang saat ini menjadi sumber pendapatan . Dengan dana hasil penjualan AAI, Adaro dapat mempercepat ekspansi ke sektor pertambangan non-batu bara dan ekonomi hijau.
"Ini berpotensi meningkatkan diversifikasi pendapatan, mengurangi risiko volatilitas harga batu bara, serta memperkuat pertumbuhan jangka panjang," pungkas Lanjar.
Sebagaimana diketahui, akan melepaskan kepemilikan sahamnya di PT Adaro Andalan Indonesia atau AAI (dahulu bernama PT Alam Tri Abadi) senilai USD2,45 miliar atau setara Rp37,8 triliun.
Rencana tersebut dilakukan seiring dengan tujuan untuk melakukan ekspansi dan diversifikasi bisnis pada pilar pertambangan non batu bara dan ekonomi hijau.
"Ini akan menciptakan portofolio bisnis yang lebih seimbang dan perlindungan yang lebih baik bagi perseroan di seluruh fase siklus bisnis serta menjadi kontributor penting terhadap penciptaan nilai jangka panjang," tulis manajemen dalam Keterbukaan Informasi di BEI, Kamis (12/9).
(Adhitya)

Sumber : admin