5 Cara Mengatur Keuangan untuk Anak Muda
Saturday, July 18, 2020       10:26 WIB

Jakarta -Setiap orang pasti merasakan bagaimana sulitnya mengatur keuangan pribadi, terutama anak muda. Hal itu disebabkan jarang adanya jalan pintas untuk mengelola keuangan. Perlu adanya usaha dan membutuhkan waktu yang lama.
Dikutip dari   CNBC  , Selasa (7/7/2020) pakar keuangan The Collaborative Fund dan penulis "The Psychology of Money" Morgan Housel memberikan tips dan aturan yang tidak boleh diabaikan dalam mengelola keuangan di masa muda.
1. Kendalikan Ego
Hidupkan sesuai dengan kemampuan mengatur keuangan Anda. Jangan sekali-kali mengikuti ego sendiri dalam menentukan pengeluaran keuangan.
Alihkan ego dengan cara berhemat. Banyak orang yang memiliki gaji atau penghasilan yang layak namun sedikit memiliki tabungan. Hal itu menyadari kita bahwa penting untuk menahan ego demi mengumpulkan pundi-pundi uang yang bermanfaat. Pengendalian ego dalam mengatur keuangan yang sering diremehkan.
Orang-orang dengan kesuksesan finansial tidak semuanya memiliki penghasilan yang tinggi. Mereka cenderung dapat mengendalikan ego dan nalurinya terhadap pengeluaran mereka.
2. Jangan Menjalin Hubungan dengan Orang yang Tidak Perduli dengan Keuangan
Pasangan yang baik yakni memiliki kekompakan dalam mengatur keuangan. Hindari perselisihan mengatur keuangan karena akan menyebabkan perceraian.
3. Hindari Utang
Setiap orang yang memiliki utang akan sulit keluar dari permasalahan itu. Oleh sebab itu cegah atau hindari sejak awal. Hindari pemikiran bagaimana caranya cepat kaya raya.
Baiknya kurangi keputusan mengelola keuangan instan. Seharusnya Anda bisa konsisten dari waktu ke waktu demi kesehatan finansial pribadi Anda.
4. Manfaatkan Layanan Murah
Gunakan fasilitas berbiaya rendah seperti fasilitas-fasilitas umum. Contohnya jika memerlukan buku coba cari dan pinjam di perpustakaan nasional atau umum.
5. Pilih karier dengan Upah Layak
Pekerjaan yang Anda sukai dan menghasilkan gaji yang layak dapat membantu meningkatkan keadaan finansial pribadi Anda. Dibandingkan pekerjaan yang menghasilkan gaji rendah akan mempengaruhi performa kerja dan menimbulkan kebencian. Mengingat seiring bertambahnya waktu dan usia keperluan akan terus meningkat.

Sumber : DETIK FINANCE

berita terbaru
Monday, Oct 19, 2020 - 18:02 WIB
ARNA Yakin Kinerja Tahun Ini Dipastikan Moncer
Monday, Oct 19, 2020 - 17:05 WIB
Garap Proyek Blok Rokan, PGAS Gandeng KRAS
Monday, Oct 19, 2020 - 16:50 WIB
Target Price UNTR
Monday, Oct 19, 2020 - 16:50 WIB
Target Price TOWR
Monday, Oct 19, 2020 - 16:49 WIB
Target Price ADRO
Monday, Oct 19, 2020 - 16:49 WIB
Target Price PTBA