AS-China Buat Kesepakatan Dagang Interim, Dow Jones Menguat
Saturday, September 14, 2019       08:40 WIB

Ipotnews - Market saham di bursa Wall Street di Amerika Serikat bervariatif di tengah sentimen konflik dagang AS vs China yang menyusut.
Indeks S&P 500 turun 0,1 persen ke 3.007,39. Indeks Nasdaq turun 0,2 persen ke level 8.176,71. Sedangkan Indeks Dow Jones Industrial Average ( DJIA ) menguat 0,1 persen ke level 27.219.52.
Saham Caterpillar dan Boeing yang terhimpun dalam DJIA naik masing-masing 1,5 persen dan 1,1 persen. Penguatan kedua emiten papan atas tersebut mengimbangi pelemahan sebesar 1,9 persen yang terjadi pada saham Apple. Tekanan terhadap harga saham terjadi setelah Tim Analis Goldman Sachs menurunkan target price saham Apple menjadi USD 165 per saham dari sebelumnya USD 187.
"Jika tiap orang punya keraguan tentang apa yang menggerakan pasar, hal itu adalah perang dagang," ujar Brent Schutte, Analis pada Northwestern Mutual Wealth Management.
Schutte menyatakan yang disebut defensif sektor yang mana belakangan ini terganggu kekhawatiran perang dagang dan resesi, pada pekan ini telah pulih. Dua sektor saham tersebut adalah properti dan kebutuhan dasar konsumen yang masing-masing turun 3,5 persen dan 0,9 persen.
Sentimen perang dagang membaik setelah koran New York Time memberitakan bahwa China akan mengecualikan beberapa produk agrikultur AS di antaranya daging babi dan kedelai, masuk ke dalam daftar produk yang dikenakan tarif impor tambahan.
Pada Kamis, AS mempersilakan China membeli kembali produk pertanian AS. Presiden Trump mengatakan pihaknya berharap China mengimpor produk pertanian AS dalam jumlah besar. Trump juga mengatakan dia akan mempertimbangkan kesepakatan dagang sementara dengan China.
Harga saham Bank of America naik 9 persen. Saham Citigroup dan JP Morgan naik 6 persen.
(cnbc)

Sumber : admin