Akselerasi Kredit Perbankan Melambat, Hanya Tumbuh 8,1 Persen Pada 2017
Friday, January 12, 2018       14:53 WIB

Ipotnews - Pertumbuhan tahunan kredit perbankan pada 2017 sebesar 8,1 persen secara tahunan (yoy), hanya naik tipis dibandingkan pertumbuhan kredit tahun sebelumnya yang tercatat 7,8 persen, sesuai proyeksi Bank Indonesia di bias bawah proyeksi pertumbuhan kredit delapan sampai 10 persen.
Hal tersebut seperti diungkapkan Deputi Gubernur BI, Erwin Rijanto di Kompleks Perkantoran BI Jakarta, Jumat (12/1). "Pertumbuhan kredit 2017 sebesar 8,1 persen, full year. Yang luar biasa sekali adalah pembiayaan pasar modal meningkatnya luar biasa," ujar Erwin.
Erwin mengatakan, pembiayaan ekonomi dari pasar modal melalui penerbitan saham, obligasi dan medium term notes mengalami pertumbuhan. "Pertumbuhan pembiayaan di pasar modal sepanjang 2017 di atas 35 persen," ucapnya.
Berdasarkan data BI, pada Oktober 2017 pembiayaan ekonomi Indonesia melalui pasar keuangan, seperti penerbitan saham, obligasi dan medium term notes (MTN) mengalami pertumbuhan mencapai 45,5 persen (yoy).
Erwin memperkirakan, pertumbuhan kredit perbankan sepanjang 2018 bisa mencapai 12 persen. Sebelumnya, BI memperkirakan bahwa pertumbuhan kredit di tahun ini berada di kisaran 10-12 persen, seiring dengan peningkatan aktivitas ekonomi dan dampak pelonggaran kebijakan moneter dan makroprudensial serta progres program konsolidasi korporasi.
Sementara Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso memperkirakan pertumbuhan kredit 2017 masih berpeluang menyentuh dua digit atau 10 persen.
Pasalnya, kata Wimboh, pada akhir 2017 pertumbuhan penyaluran kredit menggeliat karena permintaan dari korporasi maupun individu meningkat.
Wimboh menyebut kredit konsumsi dan kredit modal kerja menjadi penopang pertumbuhan kredit pada akhir tahun.
"Tapi memang masih missed (meleset) jika berdasarkan Rencana Bisnis Bank yang sebesar 11,8 persen. Tapi masih mendekati dua digit untuk pertumbuhannya," ujar dia.
Bank Indonesia dan OJK sama-sama memproyeksikan pertumbuhan kredit perbankan pulih pada 2018, karena kondisi ekonomi domestik yang membaik dan konsolidasi perbankan yang segera tuntas. Kedua regulator memperkirakan pertumbuhan kredit perbankan mencapai 10 sampai 12 persen (tahun ke tahun) pada 2018.(Budi/Antara)



Sumber : admin