Antisipasi Gagal Bayar Duniatex RP 1,8 Triliun , BBRI Siapkan Rencana Cadangan
Wednesday, August 14, 2019       15:31 WIB

Ipotnews - Hingga kini, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk () tercatat sebagai salah satu kreditur Duniuatex Group yang memiliki eksposur kredit sebesar Rp 1,8 triliun.
Menurut Direktur Utama , Suprajarto, meski Duniatex Group masih menunaikan cicilan kreditnya hingga Juni 2019, perseroan telah mengambil langkah untuk mengantisipasi berlanjutnya gagal bayar Duniatex
"Eksposur kami ke Duniatex senilai Rp 1,4 triliun untuk  cash loan , kemudian ada  non cash loan  senilai Rp 0,4 triliun," jelas Suprajarto seperti dikutip Kontan, saat paparan di Gedung Jakarta, Rabu (14/8).
Adapun langkah antisipasi tesebut terkait pascagagalnya entitas Duniatex, yaitu PT Delta Dunia Sandang Textile ( DDST ) membayar bunga senilai US$ 13,4 juta atas sindikasi US$ 260 juta.
Apalagi, September mendatang entitas Duniatex lainnya, yaitu PT Delta Merlin Dunia Textile ( DMDT ) juga mesti membayar bunga US$ 5 juta atas sindikasi senilai US$ 216 juta.
Bahkan, pada bulan yang sama DMDT mesti mulai membayar bunga pertama senilai US$ 12,9 juta atas obligasi global senilai US$ 300 juta yang diterbitkannya pada Maret lalu. Sementara secara total Duniatex tercatat memiliki utang Rp 18,79 triliun.
"Kami memegang jaminan dengan rasio 127% dari eksposur kredit kami. Dan jaminan tersebut juga masih  marketable , sehingga kami juga tidak terlalu khawatir ada dampak yang signifikan," tambah Suprajarto.
Meski demikian, Suprajarto mengaku telah membentuk pencadangan sebesar 20% dari eksposur kredit untuk melakukan mitigasi risiko.
Selain itu, perseroan, juga telah menailkkan status kredit Duniatex Group menjadi level kolektibilitas 2 alias kredit dalam perhatian khusus. (winardi)

Sumber : Admin
4,200
-0.5 %
-20 %

6,541

BidLot

21,050

OffLot