- Investor asing mencatat net buy Rp444,2 miliar selama sepekan hingga Jumat (7/8), dengan nilai pembelian Rp28,261 triliun dan penjualan Rp27,816 triliun.
- menjadi saham yang paling banyak diakumulasi asing, baik berdasarkan nilai maupun volume, didorong rotasi ke blue chip perbankan, fundamental solid, dan ekspektasi dividen.
- paling banyak dijual asing berdasarkan nilai, sedangkan menjadi yang terbesar berdasarkan volume, dipengaruhi aksi profit taking
Ipotnews - Investor asing masih mencatatkan akumulasi beli bersih ( net buy ) di pasar saham Indonesia selama sepekan terakhir hingga penutupan perdagangan Jumat (7/8).
Berdasarkan data perdagangan IPOT , investor asing membukukan net buy sebesar Rp444,2 miliar, dengan total nilai pembelian mencapai Rp28,261 triliun dan penjualan Rp27,816 triliun dalam seminggu terakhir.
Community Lead PT IndoPremier Sekuritas, David Kurniawan Soebekti, mengatakan paling banyak dibeli investor asing dari sisi value dan lot karenarotasi ke saham blue chip utama. "Investor asing melakukan aksi beli bersih (net buy) masif pada saham perbankan likuid sebagai antisipasi penguatan makroekonomi dan penguatan rupiah," kata David saat dihubungi Ipotnews Jumat malam kemarin.
"Selain itu, faktor fundamental dan dividen juga menjadi pertimbangan. Kinerja fundamental perbankan BUMN yang tetap solid serta ekspektasi pembagian dividen interim menarik modal asing dalam jumlah lot maupun nilai transaksi besar," tambah David.
Sedangkan menjadi sahampaling banyak dijual asing secara value,setelah lonjakan harga tajam imbas rumor dan realisasi masuk Indeks Kompas100. Menutu David, investor asing memanfaatkan kenaikan harga tinggi ( peak ) tersebut untuk merealisasikan keuntungan ( profit taking ).
Sementara paling banyak dijual asing berdasarkan lot, David mengatakan, saham tersebut memiliki nominal harga per lembar yang terjangkau. "Ini membuat aksi penyesuaian portofolio ( rebalancing ) atau perdagangan harian oleh investor asing secara otomatis menghasilkan volume/jumlah lot yang sangat masif dibandingkan emiten harga tinggi," ujar David.
Berdasarkan nilai transaksi (value), lima saham yang paling banyak dibeli investor asing selama sepekan adalah:
- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (): net buy Rp787,5 miliar, nilai beli Rp2,022 triliun;
- PT Timah Tbk (): net buy Rp546,1 miliar, nilai beli Rp874,1 miliar;
- PT Dian Swastika Sentosa Tbk (): net buy Rp273,4 miliar, nilai beli Rp833,1 miliar;
- PT Barito Pacific Tbk (): net buy Rp231,9 miliar, nilai beli Rp634,8 miliar;
- PT Merry Riana Edukasi Tbk (): net buy Rp229,2 miliar, nilai beli Rp230,7 miliar.
Sementara berdasarkan volume (lot), lima saham yang paling banyak diakumulasi investor asing adalah:
- sebanyak 6,61 juta lot.
- sebanyak 3,39 juta lot.
- sebanyak 2,33 juta lot.
- sebanyak 2,28 juta lot.
- sebanyak 1,61 juta lot.
Di sisi lain, lima saham yang paling banyak dijual investor asing selama sepekan berdasarkan nilai transaksi adalah:
- PT Tbk (): net sell Rp295,1 miliar, nilai jual Rp578,7 miliar;
- PT Amman Mineral Internasional Tbk (): net sell Rp265,1 miliar, nilai jual Rp794,6 miliar;
- PT Astra International Tbk (): net sell Rp246,9 miliar, nilai jual Rp1,023 triliun;
- PT United Tractors Tbk (): net sell Rp214,9 miliar, nilai jual Rp656,6 miliar;
- PT Multisarana Intan Eduka Tbk (): net sell Rp166,6 miliar, nilai jual Rp189,3 miliar.
Adapun berdasarkan volume (lot), lima saham yang paling banyak dilepas investor asing adalah:
- sebanyak 40,24 juta lot.
- sebanyak 6,49 juta lot.
- sebanyak 5,96 juta lot.
- sebanyak 5,30 juta lot.
- sebanyak 4,76 juta lot. (Adhitya/AI)
Sumber : Admin