BI: Sikap Dovish The Fed Jadi Katalis Positif Bagi Rupiah
Friday, January 11, 2019       15:39 WIB

Ipotnews - Bank Indonesia (BI) menilai, pernyataan Chairman Federal Reserve AS, Jerome Powell yang cukup dovish terkait kebijakan moneter AS telah menjadi sentimen positif bagi nilai tukar emerging market, termasuk rupiah.
Menurut Deputi Gubernur BI, Dody Budi Waluyo, laju nilai rupiah terhadap dolar AS di 2019 mencatatkan kinerja positf. "Dari sisi eksternal cukup baik. Trade war bisa diantisipasi, bahkan menghasilkan keputusan yang positif bagi pasar," paparnya di jakarta, Jumat (11/1).
Dia mengungkapkan, sentimen positif dari eksternal yang membantu stabilitas rupiah bersumber dari pernyataan Powell yang cukup dovish. "Artinya, mereka (The Fed) masih menimbang untuk menaikkan Fed Fund Rate di tahun ini. Itu akan menenangkan pasar keuangan secara keseluruhan," ujar Dody.
Namun demikian, jelas Dody, kenaikan suku bunga The Fed masih memungkinkan terjadi di tahun ini. "Tetapi, memang secara frekuensi jumlahnya mungkin lebih kecil dari perkiraan di awal tahun lalu," ucapnya.
Sementara itu, menurut Dody, capital inflow telah mampu menopang pergerakan positif pada nilai tukar rupiah. "Kalau kami melihat inflow-nya, netto pada pekan pertama sekitar Rp6 triliun yang Masuk melalui SBI, SBN, saham, obligasi korporasi dan SBN syariah," kata Dody.
Dia menambahkan, sentimen positif dari dalam negeri yang mampu menjaga stabilitas rupiah adalah pertumbuhan ekonomi yang terjaga positif, laju inflasi yang sesuai kisaran sasaran BI di level 3,5 persen plus minus 1 persen.
"Kalau melihat perekonomian domestik, kami melihat angka cadangan devisa yang terus membaik, angka inflasi yang menurun. Mudah-mudahan angka pertumbuhan ekonomi di Kuartal IV-2018 yang Februari 2019 akan keluar cukup baik," tutur Dody.(Budi)

Sumber : admin