- IDXINFRA melonjak 4,74 persen, tertinggi di antara 11 indeks sektoral BEI, ditopang penguatan 13,29 persen dan 14,42 persen.
- IDXENERGY naik 3,35 persen dan IDXBASIC 2,34 persen, sementara sektor lainnya mayoritas juga berakhir di zona hijau.
- IDXTRANS menjadi satu-satunya indeks sektoral yang melemah, turun 0,16 persen dan IHSG menguat 1,69 persen ke 6.373.
Ipotnews - Indeks sektor infrastruktur (IDXINFRA) mencatat kenaikan paling tinggi di antara 11 indeks sektoral Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan perdagangan Rabu (12/8), yakni mencapai 4,74 persen. Penguatan IDXINFRA berlangsung di tengah kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) sebesar 1,69 persen ke level 6.373.
Berdasarkan data perdagangan saham di aplikasi IPOT , kinerja IDXINFRA ditopang oleh penguatan sejumlah saham berkapitalisasi pasar besar. sebagai pemilik market cap terbesar di indeks ini senilai Rp501 triliun, harga sahamnya ditutup melambung 13,29 persen ke level 3.750.
Lalu saham dengan market cap Rp79,3 triliun, harga sahamnya ditutup melonjak 14,42 persen ke level 2.460. Saham dengan market cap Rp91,7 triliun mengalami kenaikan harga saham sebesar 8,89 persen ke level 735. dan menjadi dua saham yang mencatatkan kenaikan tertinggi di IDXINFRA.
Selain IDXINFRA, indeks sektor energi (IDXENERGY) tercatat menguat signifikan sebesar 3,35 persen, dengan kenaikan paling tajam juga terjadi pada saham emiten Prajogo Pangestu, yakni (+20,8%) dan (+11,6%). Indeks sektor barang baku (IDXBASIC) menguat 2,34 persen, dengan kenaikan terbesar pada yang mengalami ARA (+34,8%) dan juga mencatatkan ARA (+9,8%).
Selanjutnya, indeks sektor teknologi (IDXTECHNO) mencatatkan kenaikan 2,21 persen, dengan penguatan paling tinggi pada saham (+15,9%) dan mengalami ARA (+9,8%). Indeks sektor barang konsumen non-primer (IDXCYCLIC) naik 1,54 persen, dengan peningkatan tertinggi pada (+28,6%) dan (+16,7%).
Indeks sektor industri (IDXINDUST) menguat 1,01 persen, dengan kenaikan tertinggi pada saham (+8,2%) dan (+7,4%). Indeks sektor keuangan (IDXFINANCE) naik 0,59 persen, dengan penguatan terbesar pada (+10,6%) dan (+7,5%). Indeks sektor barang konsumen primer (IDXNONCYC) menguat 0,52 persen, dengan kenaikan tertinggi pada (+10,4%) dan (+10,3%).
Kemudian, indeks sektor properti dan real estat (IDXPROPERT) tercatat meningkat 0,29 persen, dengan penguatan terbesar terjadi pada saham yang mengalami ARA (+34,6%) dan (+9,4%). Indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) hanya menguat tipis 0,07 persen, dengan kenaikan tertinggi pada (+4,2%) dan (+2,6%).
Sementara itu, indeks sektor transportasi dan logistik (IDXTRANS) menjadi satu-satunya indeks sektoral yang berakhir di zona merah atau menurun 0,16 persen, dengan pelemahan paling dalam terjadi pada saham (-9,6%) dan (-8,6%). (Budi/AI)
Sumber : admin