BSDE Ungkap Ada Katalis Positif
Monday, September 08, 2025       19:13 WIB

JAKARTA, investor.id - PT Bumi Serpong Damai Tbk () menilai kebijakan penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) dapat menjadi katalis positif bagi sektor properti, khususnya dalam meningkatkan keterjangkauan Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
Emiten properti itu mengaku optimis, momentum ini akan mempercepat penjualan proyek-proyek perseroan, sekaligus memperkuat strategi ekspansi jangka panjang.
Direktur Hermawan Wijaya mengatakan suku bunga yang lebih rendah berpotensi memperluas basis konsumen, terutama pembeli rumah pertama.
"Suku bunga KPR yang lebih terjangkau akan membuat kepemilikan rumah semakin mudah diakses. Hal ini memperkuat permintaan residensial primer, khususnya di kawasan kota mandiri unggulan kami," ujar Hermawan dalam Public Expose di Jakarta, Senin (8/9/2025).
Untuk mendukung pengembangan infrastruktur kota BSD City sekaligus memperkuat modal kerja, berencana menerbitkan Obligasi IV BSD dengan nilai maksimal Rp 2 triliun dan Sukuk Ijarah I senilai maksimal Rp 1 triliun.
saat ini tengah mengembangkan BSD City Tahap III seluas 2.450 hektare dari total izin kawasan 5.950 hektare. Proyek ini didukung konektivitas infrastruktur, termasuk Tol Serpong-Balaraja, yang semakin meningkatkan daya tarik kawasan.
Pada tahap pertama, perseroan menargetkan dana Rp 1 triliun, yang terdiri atas Rp 500 miliar obligasi konvensional dan Rp 500 miliar sukuk ijarah. Kedua instrumen ini telah memperoleh peringkat idAA (obligasi) dan idAA Syariah (sukuk) dari Pefindo.
Proses book building yang berakhir pada 4 September 2025 mendapat respons positif dari investor. Obligasi dijadwalkan listing di Bursa Efek Indonesia pada 24 September 2025, dengan indikasi kupon Seri A bertenor 3 tahun berbunga 6,00%-6,75%, kemudian untuk seri B dengan tenor sepanjang 5 tahun perseroan mematok bunga sebesar 6,25%-7,00% lalu untuk seri terakhir perseroan alias seri C memiliki jangka waktu 7 tahun dengan bunga pada level 6,75%-7,50%.
Adapun, hingga Juni 2025 perusahaan itu membukukan pendapatan usaha konsolidasian Rp 6,39 triliun, dengan kontribusi terbesar dari penjualan unit rumah, lot tanah, dan strata title sebesar Rp 5,55 triliun atau 86,81% dari total pendapatan. Adapun laba bersih konsolidasian tercatat Rp 1,29 triliun pada semester pertama tahun ini.
Selanjutnya, pendapatan berulang (recurring income), termasuk dari sewa gedung, pusat perbelanjaan, dan pengelolaan properti, memberikan kontribusi 13% terhadap total pendapatan usaha.
Hermawan menegaskan, capaian ini mencerminkan keberhasilan perseroan dalam memasarkan produk residensial dan komersial unggulan. "Kami terus menyesuaikan strategi peluncuran proyek baru seiring meningkatnya aksesibilitas pembiayaan dan tetap menjaga manajemen keuangan yang pruden," ujarnya.
Dari sisi struktur permodalan, mencatat jumlah liabilitas sebesar Rp 25,90 triliun per Juni 2025, turun Rp 2,80 triliun dibandingkan posisi Desember 2024. Rasio debt-to-equity (DER) membaik menjadi 0,25x, mencerminkan profil keuangan yang sehat.
Kemudian, perseroan juga menjaga posisi kas dan setara kas kuat senilai Rp 8,80 triliun, dengan total aset mencapai Rp 76,64 triliun. Hingga Juni 2025, mengelola cadangan lahan lebih dari 4.380 hektare senilai Rp 17,55 triliun, dengan porsi terbesar di BSD City.
"Dengan rasio DER yang rendah, penerbitan obligasi ini akan menyediakan pembiayaan jangka panjang yang kompetitif, memperkuat neraca keuangan, menjaga arus kas yang sehat, serta menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi para pemegang saham," pungkas Hermawan.

Sumber : investor.id

berita terbaru
Saturday, May 09, 2026 - 19:10 WIB
Emiten Transportasi Ketok 39% Laba untuk Dividen
Saturday, May 09, 2026 - 18:54 WIB
Financial Statements 1Q 2026 of WIRG
Saturday, May 09, 2026 - 18:50 WIB
Financial Statements 1Q 2026 of SLIS
Saturday, May 09, 2026 - 18:46 WIB
Financial Statements 1Q 2026 of VOKS
Saturday, May 09, 2026 - 18:43 WIB
Financial Statements 1Q 2026 of CLAY
Saturday, May 09, 2026 - 18:40 WIB
Financial Statements 1Q 2026 of CITA
Saturday, May 09, 2026 - 18:37 WIB
Financial Statements 1Q 2026 of YOII
Saturday, May 09, 2026 - 18:31 WIB
Financial Statements 1Q 2026 of YUPI
Saturday, May 09, 2026 - 18:26 WIB
Financial Statements 1Q 2026 of PRAY