BSI (BRIS) Pakai AI Buat Incar Gen Z
Thursday, March 20, 2025       16:14 WIB

Jakarta, CNBC Indonesia -- PT Bank Syariah Indonesia Tbk () membeberkan manfaat adopsi sistem kecerdasan buatan (AI) dan mengintegrasikan aplikasi mobile.
Langkahtersebut tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional tetapi juga memperluas jangkauan layanan ke segmen muda, khususnya Generasi Z.
Melalui strategi digitalisasi tersebut, BSI mencatat peningkatan signifikan dalam jumlah pengguna dan transaksi digital. Data terbaru menunjukkan bahwa implementasi AI dan mobile banking telah meningkatkan jumlah transaksi hingga 45,5%,sedangkanjumlah nasabah baru bertambahlebih dari 600.000 dalam enam bulan terakhir dan menjadikan total nasabah BSI mencapai 21,11 juta.
Selain itu,BSI mencatat  shifting  transaksi ke e-channel perseroan mencapai 98,03% per akhir Desember 2024. Jumlah transaksi melalui e-channel mencapai 813 juta transaksi pada periode yang sama.
Kemudian sejak peluncuran superapp BYOND byBSI pada 9 November 2024 hingga 1 Januari 2025, tercatat 15 juta transaksi, dengan fiturZiswaf menjadi salah satu yang paling diminati.
"Saat ini, generasi muda menginginkan layanan perbankan yang cepat, aman, dan fleksibel. Dengan integrasi AI dan aplikasi mobile, kami menghadirkan solusi perbankan syariah yang tidak hanya berbasis prinsip Islam, tetapi juga mengedepankan teknologi canggih dan user experience yang seamless," ujar Hery Gunardi, Kamis (20/3/2025).
Herymenambahkan bahwa transformasi digital juga berperan penting dalam mengubah persepsi masyarakat terhadap bank syariah. Jika sebelumnya bank syariah identik dengan sistem yang kaku dan kurang inovatif, kini BSI membuktikan bahwa perbankan berbasis prinsip syariah selaras dengan perkembangan teknologi modern. Hal ini semakin memperkuat posisi BSI sebagai bank syariah terbesar di Indonesia yang mampu menjangkau generasi digital.
Dengan roadmap digital yang semakin agresif, Hery Gunardi optimistis bahwa bank syariah akan menjadi pilihan utama bagi generasi muda Indonesia. Langkah ini tidak hanya mempercepatinklusi keuangan syariah, tetapi juga menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi Islam global dengan sistem perbankan yang inovatif dan berdaya saing tinggi.
(mkh/mkh)

Sumber : www.cnbcindonesia.com