Bank Dunia Siapkan Obligasi ‘Blockchain’ Pertama di Dunia
Friday, August 10, 2018       17:17 WIB

Ipotnews - Bank Dunia memberi mandat kepada Commonwealth Bank of Australia (CBA) untuk mempersiapkan penerbitan obligasi blockchain pertama di dunia.
Obligasi yang disebut "bond-i" (Blockchain Offered New Debt Instrument) itu akan menjadi obligasi pertama yang diciptakan, dialokasikan, dipindahkan, dan dikelola dengan teknologi blockchain. Teknologi tersebut mengacu pada sistem buku besar terdistribusi yang secara aman mencatat semua yang terjadi pada rangkaian transaksi, seperti digunakan sebagai pendukung transaksi cryptocurrency.
"Blockchain memiliki potensi untuk merampingkan proses dari banyak perantara dan agen surat utang di pasar modal. Teknologi ini dapat membantu menyederhanakan proses penghimpunan modal dan perdagangan sekuritas; meningkatkan efisiensi operasional, dan memperkuat pengawasan regulasi," papar rilis Bank Dunia dan CBA, yang dikutip CNBC , Jumat, (10/8).
Kelak obligasi tersebut akan dikeluarkan dan didistribusikan pada platform blockchain yang dioperasikan oleh Bank Dunia dan CBA. Proyek ini akan menggunakan teknologi blockchain milik swasta yang berbasis mata uang kripto, Ethereum, karena dinilai memiliki kemampuan seperti yang diperlukan. Namun CBA menegaskan, bahwa proyek ini terbuka untuk opsi pengembangan teknologi lain di masa mendatang.
Bank Dunia, mengatakan minat investor terhadap obligasi blockchain sejauh ini cukup kuat, dan bersama CBA akan berkonsultasi lebih luas dengan lebih banyak investor, sebelum meluncurkan bond-i.
Para pendukung teknologi blockchain memastikan teknologi ini akan membuat proses transaksi akan lebih cepat dan lebih aman. Namun sejumlah kalangan mengkhawatirkan penggunaan blockchain berpotensi menimbulkan gelembung transaksi, mengingat potensi teknologi itu untuk memicu keriuhan transaksi yang lebih intensif. (Bloomberg/kk)

Sumber : Admin