Bank Jago (ARTO) Dorong Kolaborasi Usaha Lokal saat Ramadan
Tuesday, March 10, 2026       19:32 WIB

JAKARTA, investor.id - PT Bank Jago Tbk () mendorong kolaborasi antar pelaku usaha lokal selama Ramadan 2026 melalui kampanye 'Berkantong Royong'. Inisiatif ini memanfaatkan tirai penutup kedai saat jam puasa sebagai media promosi produk usaha lokal, sekaligus memperluas pemanfaatan ekosistem keuangan digital.
Melalui program ini, Bank Jago menghubungkan pemilik kedai makanan dan minuman dengan pelaku usaha lokal yang sama-sama menggunakan aplikasi Jago dan Jago Syariah. Kolaborasi tersebut didukung fitur Kantong Bersama yang memungkinkan pengelolaan dana secara transparan dan kolaboratif.
Head of Retail Banking Brand & Marketing Bank Jago Michael Hartawan mengatakan, kampanye tersebut bertujuan menghadirkan semangat Ramadan sebagai momentum untuk saling mendukung antar pelaku usaha. Melalui gerakan 'Berkantong Royong', Bank Jago ingin menghadirkan semangat Ramadan sebagai momen penuh berkah dan kebaikan.
"Dengan menciptakan ruang kolaborasi bagi pelaku usaha untuk saling mendukung dan bertumbuh bersama, inisiatif ini juga sejalan dengan semangat Bank Jago untuk memperluas kesempatan tumbuh bagi pelaku usaha," ujar Michael dalam keterangannya, Senin (9/3/2026).
Menurut Michael, program ini merupakan kelanjutan dari kampanye Baiknya Belanja Lokal yang digelar Bank Jago melalui siaran langsung TikTok pada Ramadan 2025. Kali ini, Bank Jago menghadirkan pendekatan berbeda dengan memanfaatkan tirai kedai yang biasanya tertutup selama jam puasa menjadi ruang promosi kreatif bagi produk usaha lokal.
Inisiatif tersebut melibatkan ratusan pelaku usaha di berbagai wilayah, mulai dari Jakarta hingga Bali. Beberapa kedai yang terlibat antara lain Sunyi Coffee, Toko Kopian, Futago, Panama Coffee, Kongsi, 7 Sleepers, Mad For Coffee, Bakmi Jawa Tebet, Bakmi Jawa Gunungkidul, Sate Maranggi Lestari, serta jaringan rumah makan seperti Warteg Rio, Warteg Bumi Bahari, dan Warteg Agung.
Melalui fitur Kantong Bersama, pemilik kedai dan pelaku usaha yang berkolaborasi dapat mengelola dana secara lebih rapi dan transparan, sekaligus memantau transaksi secara bersama-sama.

Sumber : investor.id