Berencana Buyback 815,8 Juta Saham, TOBA Siapkan Dana Rp448,69 Miliar
Wednesday, March 11, 2026       07:24 WIB
  • berencana buyback 815,8 juta saham (10%) dengan dana Rp448,69 miliar dalam 12 bulan mulai April 2026.
  • Buyback bertujuan menunjukkan kepercayaan perseroan, menstabilkan harga saham, dan meningkatkan laba per saham.
  • juga merencanakan rights issue 1,39 miliar saham untuk ekspansi di limbah, energi terbarukan, dan kendaraan listrik.

Ipotnews - PT TBS Energi Utama Tbk () berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham perseroan sebanyak 815,8 juta lembar dengan kesiapan dana Rp448,69 miliar.
Berdasarkan keterbukaan informasi yang diterbitkan di Jakarta, Selasa (10/3), emiten di bawah kendali Highland Strategic Holdings Pte Ltd ini berencana melaksanakan buyback sebanyak 815.802.093 saham atau 10 persen dari jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh perseroan.
Manajemen menyampaikan, perkiraan jumlah dana untuk aksi korporasi ini Rp448,69 miliar atau setara USD26.519.957, dengan asumsi nilai tukar dolar sama dengan Rp16.919.
Emiten pertambangan batu bara ini akan menggelar buyback saham secara bertahap dalam jangka waktu 12 bulan (17 April 2026-17 April 2027) setelah mendapatkan persetujuan pemegang saham melalui RUPS Luar Biasa yang akan diselenggarakan pada 16 April 2026.
Lebih lanjut manajemen menyampaikan, perkiraan dana buyback Rp448,69 miliar tersebut dihitung dengan menggunakan harga saham pada penutupan perdagangan 9 Maret 2026, yaitu Rp550 per lembar. Sumber dana buyback disebut bukan dari hasil penawaran umum dan bukan merupakan dana dari utang.
Manajemen mengungkapkan, pertimbangan pelaksanaan buyback dikarenakan saat ini harga saham belum mencerminkan nilai sebenarnya dan potensi pertumbuhan perseroan. "Rencana pembelian kembali saham ini bertujuan untuk menunjukkan publik bahwa perseroan memiliki keyakinan dan kepercayaan yang kuat atas pertumbuhan ."
Selain itu, pelaksanaan buyback dinilai bisa memberikan fleksibilitas bagi dalam mengelola stabilitas harga saham, sehingga dapat mencerminkan nilai atau kinerja perseroan yang sebenarnya. "Rencana pembelian kembali saham dapat berdampak positif bagi pemegang saham dari segi laba per saham perseroan."
Menurut keterangan , perseroan juga berencana melakukan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PM-HMETD) alias rights issue dengan menerbitkan 1,39 miliar saham baru bernilai nominal Rp50 lembar yang berasal dari saham portepel perseroan dan akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Rencana rights issue tersebut harus terlebih dahulu mendapatkan persetujuan para pemegang saham melalui RUPS -LB, yang juga akan selenggarakan pada 16 April. Indikasi jadwal PM-HMETD akan disampaikan bersamaan dengan penyampaian pernyataan pendaftaran rights issue kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Rencananya, seluruh dana hasil rights issue--setelah dikurangi dengan biaya emisi--akan digunakan untuk mendukung perkembangan dan ekspansi usaha , khususnya di sektor pengelolaan limbah, energi terbarukan dan kendaraan listrik. (Budi/AI)

Sumber : Admin