Bidik Investasi USD16 Miliar, Pemerintah Tawarkan 26 ­­­­­­Wilayah Kerja Migas­­­­
Tuesday, March 13, 2018       16:28 WIB

Ipotnews - Pemerintah menargetkan investasi di sektor minyak dan gas (migas) di Indonesia bisa mencapai USD16 Miliar. Kementerian ESDM pun getol melakukan roadshow mempromosikan 26 Wilayah Kerja (WK) migas baru kepada calon investor strategis.
"Target investasi migas tahun ini USD16 Miliar. Memang kunjungan ke luar negeri impact-nya jangka panjang. Buat kami yang penting mereka (calon investor) ambil dulu yang 26 WK ini, kemudian kontrak, eksplorasi, eksploitasi. Baru nanti ada manfaatnya," ujar Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar di Jakarta, Selasa 13 Maret 2018.
Arcandra mengatakan, dalam kunjungannya ke tiga negara yaitu Aljazair, Perancis dan Texas, ia sempat menemui beberapa perwakilan perusahaan migas dunia, salah satunya Exxon Mobile untuk menawarkan ke-26 WK tersebut.
"Mereka berjanji untuk melihat 26 WK yang kita tawarkan. Tapi di bisnis oil and gas ini, keputusannya kita serahkan kepada mereka," kata dia.
Pemerintah sebelumnya telah mengumumkan penawaran wilayah kerja (WK) migas tahun 2018 dengan menggunakan skema kontrak bagi hasil gross split sesuai ketentuan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral ( ESDM ) No 52/2017.
"Jumlah Wilayah Kerja yang ditawarkan sebanyak 26, dengan rincian 24 WK migas konvensional dan dua WK migas nonkonvensional," ungkap Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi, Februari lalu.
Menurut Agung, dari 24 WK Migas Konvensional tersebut, lima WK ditawarkan melalui mekanisme penawaran langsung dan 19 WK melalui lelang reguler. Sementara dua WK migas nonkonvensional ditawarkan melalui mekanisme penawaran langsung.
WK konvensional yang dilelang terdiri dari South East Jambi, Citarum, East Ganal, East Papua, East Seram, South CPP, Nibung, Batu Gajah Dua, Air Komering,Bukit Barat, East Sokang, Banyumas, East Muriah, North Kangean, Andika Bumi, Belayan;m, West Sanga-Sanga, Suremana I, South East Mahakam, Manakarra Mamuju, Karaeng, Ebuny, West Berau, dan Cendrawasih Bay II.
Sementara WK migas non konvensional yang dilelang terdiri dari GMB Sumbagsel (gas metana batu bara), MNK Sumut Tenggara (shale hydrocarbon). (Sigit)

Sumber : Admin