Bursa Asia Dibuka Melemah, Imbas Kenaikan Fed Rate Dan Sengketa Dagang China-Amerika
Thursday, June 14, 2018       08:29 WIB

Ipotnews - Saham di pasar Asia turun tipis pada Kamis (14/6) setelah Federal Reserve (The Fed) mengumumkan kenaikan suku bunga dan menggunakan nada yang lebih hawkish dalam mememperkirakan pengetatan kebijakan yang lebih cepat untuk sisa tahun ini. Kekhawatiran akan gesekan perdagangan AS-China juga membuat sejumlah investor menghindari bursa.
Dikutip dari Reuters, Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang kehilangan 0,25 persen pada awal perdagangan. Indeks KOSPI Korea Selatan turun 0,9 persen, sementara indeks aacuan bursa saham Australia, ASX 200, tergelincir 0,2 persen. Nikkei 225, Jepang anjlok 0,7 persen.
The Fed menaikkan patokan suku bunga pinjaman 0,25 basis poin dari 1,75 persen menjadi 2 persen, seperti yang diharapkan, mengikuti pertumbuhan ekonomi AS yang lebih kuat.
Pasar mengikuti perubahan proyeksi suku bunga kebijakan Fed, yang mengindikasikan dua kenaikan tambahan pada akhir tahun ini, berdasarkan perkiraan sejumlah anggota dewan.
Momok biaya pinjaman yang lebih tinggi memukul saham, dan meningkatkan imbal hasil obligasi AS dan dolar. Reaksi pasar secara keseluruhan berjangka pendek.
"Ketika Anda melihat lebih dekat, hanya delapan anggota dewan yang melihat dua kenaikan lagi pada akhir tahun, dibandingkan dengan tujuh anggota yang memperkirakan satu kenaikan. Pada Maret lalu, tujuh berbanding delapan. Jadi Anda berbicara tentang perubahan, hanya satu anggota dewan saja, " kata Norihiro Fujito, ahli strategi investasi senior di Mitsubishi UFJ Morgan Stanley Securities seperti dikutip Reuters. (Sigit)

Sumber : Admin