Bursa Pagi: Asia Dibuka Menghijau, IHSG Diprediksi Mixed Berpeluang Balik Arah
Tuesday, November 11, 2025       08:30 WIB
  • Sebagian besar bursa saham Asia dibuka menguat melanjutkan reli di Wall Street didorong optimisme terhadap AI dan harapan berakhirnya penutupan pemerintahan AS.
  • Indeks Nikkei, Kospi, dan ASX kompak naik, dengan saham teknologi seperti Nvidia, Alphabet, dan Microsoft memimpin kenaikan.
  • IHSG diperkirakan bergerak mixed cenderung menguat didukung sentiem positif global, namun berisikomelemah terbatas akibat aksi ambil untung setelah menembus rekor tertinggi kemarin.

Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Selasa (11/11), kembali dibuka menguat, melanjutkan tren kenaikan indeks acua pada sesi penutupan bursa saham utama Eropa dan Wall Street. Sentimen pasar meningkat berkat pulihnya optimisme terhadap kecerdasan buatan (AI) dan meningkatnya harapan bahwa penutupan pemerintahan AS akan segera berakhir.
Saham Nvidia melesat 5,8% memimpin kenaikan indeks S&P 500. Saham teknologi lainnya juga menguat, termasuk induk Google, Alphabet (+4%), serta Microsoft (+1,9%) setelah mengakhiri delapan hari penurunan beruntun.
Bursa saham Korea Selatan melanjutkan kenaikan untuk hari kedua setelah memimpin reli saham AI di kawasan pada Senin kemarin.
Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan kenaikan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,25%. Indeks berlanjut menguat 0,13% menjadi 8.847,20 pada pukul 8:15 WIB.
Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka melonjak 1,94% dan Kosdaq menanjak 1,38%. Kospi berlanjut melompat 2,66% (108,41 poin) ke level 4.181,65.
Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang 0,84% (430,08 poin) ke 51.341,84, setelah dibuka melaju 0,91%, dan Topix naik 0,52%.
Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) hari ini diperkirakan akan bergerak  mixed , diwarnai aksi ambil untung setelah berhasil menembus level tertinggi di 8.478 pada sesi perdagangan kemarin dan ditutup turun tipis 0,04% d 8.391. Harga ETF saham Indonesia,  iShares MSCI Indonesia ETF    ( EIDO ), di New York Stocks Exchange juga sedikit melemah 0,03% di USD18,55.
Beberapa analis memperkirakan pergerakan IHSG hari ini masih berisiko melemah terbatas setelah menyentuh ATH pada sesi perdagangan kemarin, terbebani  profit taking  dan penurunan  net buy  asing. Namun sentiemn positif global berpeluang mendorong IHSG kembali ke zona hijau.Secara teknikal indeks berisikomelemah terbatas dengan level support 8.350, atau berbalik menguat menuju 8.450.
Amerika Serikat dan Eropa
Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir meningkat tajam, didorong optimisme berakhirnya  government shutdown . Sentimen "buy the dip" mendorong  rebound  sektor teknologi. Namun saham maskapai dan kesehatan melemah terdampak  shutdown  dan sektor kesehatan berguguran karena isu penghapusan subsidi Obamacare.
Indeks Russell 2000 melaju 0,94% ke 2.455,64, dan indeks semikonduktor PHLX meloncat 3%. Saham teknologi dan AI melejit; Nvidia (+5,8%), Palantir (+8,8%), dan Tesla (+3,7%). United Airlines dan American Airlines anjlok 1,3% dan 2,5%. Saham perusahaan asuransi kesehatan brguguran; Centene (-8,8%), Humana (-5,4%), dan Elevance Health (-4,4%). Saham Metsera rontok 14,8%, tapi saham Eli Lilly melesat 4,6%.
  • Dow Jones Industrial Average naik 0,81% (381,53 poin) ke 47.368,63.
  • S&P 500 melonjak 1,54% (103,63 poin) ke posisi 6.832,43.
  • Nasdaq Composite melompat 2,27% (522,64 poin) ke level 23.527,17.

Bursa saham utama Eropa tadi malam juga ditutup melaju kencang. Sentimen pasar membaik setelah Senat AS meloloskan RUU untuk membuka kembali pemerintahan hingga akhir Januari, meski masih menunggu persetujuan DPR dan Presiden Trump. Sentimen investor zona euro pada November turun lebih dalam dari perkiraan. Pasar mencermati data pertumbuhan ekonomi kuartal III zona euro.
Indeks STOXX 600 melonjak 1,4% ke 572,82. Sektor teknologi dan perbankan melompat 1,6% dan 2,9%. Saham unggulan seperti Diageo (+5,2%), Siemens Energy (+4,6%), dan Commerzbank (+6,6%) melesat berkat sentimen positif dan rekomendasi beli dari analis. Saham Northern Data dan Camurus melambung 31,5% dan 14,6%. Salzgitter melesat 5,4%. Novo Nordisk melaju 1,2% setelah membatalkan tawaran akuisisi Metsera, AS.
  • DAX Jerman melonjak 1,65% (390,03 poin) ke 23.959,99.
  • FTSE 100 Inggris melaju 1,08% (104,58 poin) ke 9.787,15.
  • CAC Prancis menanjak 1,32% (105,33 poin) ke 8.055,51.

Nilai Tukar Dolar AS
Kurs dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi ditutup melemah. Mata uang berisiko seperti Aussie melesat, sementara yen melemah. Minta pada aset berisiko meningkat setelah Senat AS melangkah untuk mengakhiri penutupan pemerintahan 40 hari. Indeks dolar AS (DXY) melemah 0,14% di 99,59.
Aussie naik terhadap  greenback  didorong pernyataan bernada  hawkish  dari pejabat RBA, sementara yen tertekan oleh prospek stimulus fiskal Jepang. Volume perdagangan relatif rendah menjelang libur Veterans Day, Selasa ini. Pasar menantikan rilis data ekonomi AS dan peluang pemangkasan suku bunga the Fed 67% pada Desember.
Kurs spot dolar

Currency

Value

Change

% Change

Time (ET)

Euro (EUR-USD)

1.1558

0.00

0.01%

6:24 PM

Yen (USD-JPY)

154.11

0.04

0.03%

6:24 PM

Poundsterling (GBP-USD)

1.3175

0.00

0.00%

6:24 PM

Rupiah (USD-IDR)

16,654

36.00

0.22%

2:59 AM

Yuan (USD-CNY)

7.1188

0.00

0.05%

1:59 PM

Sumber : Bloomberg.com, 10/11/2025 (ET)
Komoditas
Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea dini hari tadi ditutup menguat, didorong optimisme berakhirnya  government shutdown  AS. Langkah awal parlemen AS untuk mengakhiri kebuntuan anggaran membantu memulihkan minat pada aset berisiko, namun kekhawatiran dampak gangguan penerbangan terhadap permintaan bahan bakar jet di Amerika masih membebani pasar. Kekhawatiran kelebihan pasokan dan lonjakan persediaan minyak global masih membayangi pasar.
Stok minyak AS meningkat, sementara penimbunan stok di perairan Asia bertambah banyak, setelah sanksi Barat memperketat impor minyak ke China dan India, serta gangguan ekspor Rusia akibat serangan drone dan sanksi AS menjelang tenggat 21 November. Upaya penjualan aset Lukoil kepada perusahaan trading asal Swiss, Gunvor, juga dikabarkan gagal, menambah tekanan terhadap industri energi Rusia.
  • Harga Brent berjangka naik 43 sen (0,68%) ke USD64,06 per barel.
  • Harga WTI berjangka naik 38 sen (0,64%) ke USD60,13 per barel.

Harga emas dini hari tadi juga ditutup meloncat hampir 3%, didorong ekspektasi pemangkasan suku bunga the Fed setelah data ekonomi AS melemah. Pasar kini memperkirakan peluang 64% pemangkasan suku bunga pada Desember. Analis memperkirakan harga emas bisa mencapai USD4.200-4.300 akhir tahun ini.
Harga emas bahkan berpotensi menuju USD5.000 pada kuartal pertama 2026, seiring melemahnya outlook fiskal AS. Harga logam berharga lainnya; perak spot melesat 4,5% ke level USD50,46 per ounce, platinum melompat 2,4% ke USD1.582,50, paladium meloncat 3,1% ke USD1.422,79.
  • Harga emas di pasar spot melompat 2,8% ke level USD4.111,39 per ounce.
  • Harga emas berjangka AS meloncat 2,8% ke level USD4.122,00 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

berita terbaru
Saturday, Dec 06, 2025 - 16:20 WIB
Kepemilikan Saham 30 November 2025 MPIX
Saturday, Dec 06, 2025 - 16:09 WIB
Kepemilikan Saham 28 November 2025 BINO
Saturday, Dec 06, 2025 - 16:02 WIB
Kepemilikan Saham 30 November 2025 BANK
Saturday, Dec 06, 2025 - 13:59 WIB
Kepemilikan Saham 30 November 2025 IPCM
Saturday, Dec 06, 2025 - 13:52 WIB
Kepemilikan Saham 30 November 2025 BSML
Saturday, Dec 06, 2025 - 12:59 WIB
Kepemilikan Saham 30 November 2025 ALII
Saturday, Dec 06, 2025 - 11:12 WIB
Kepemilikan Saham 30 November 2025 MCOL
Saturday, Dec 06, 2025 - 11:05 WIB
Kepemilikan Saham 30 November 2025 ALDO