Bursa Siang: Giliran Saham Oil Dilanda Aksi Jual, IHSG Loyo
Thursday, December 06, 2018       13:03 WIB

Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) kembali mengalami tekanan pada akhir sesi pagi perdagangan hari Kamis (06/12). IHSG tumbang -0,53 persen (-33 poin) ke level 6.100.
Indeks LQ45 -0,67% ke level 972 poin. IDX30 -0,73% ke level 536 poin. Indeks JII -0,69% ke level 671. Indeks Kompas100 -0,58% ke level 1.245. Indeks Sri Kehati -0,85% ke posisi 376. Indeks Sinfra18 -0,40% ke level 312.
Saham-saham teraktif yang diperdagangkan: , , , , , dan .
Saham-saham top gainer LQ45: , , , , , dan .
Saham-saham top loser LQ45: , , , , , dan .
Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp3,99 triliun dengan volume trading sebanyak 51,80 juta lot saham. Pemodal asing aksi jual bersih (net sell) senilai -Rp326,29 miliar.
Sektor aneka industri dan perdagangan menjadi penekan utama laju IHSG . Kedua sektor tersebut melemah masing-masing -2,3 persen dan -1,41 persen.
Harga minyak jatuh. Hal ini mengantarkan saham terkait minyak di pasar regional bertumbangan. Di Australia, saham Santos turun 1,22 persen. Woodside Petroleum turun 0,28 persen. Sedangkan di market saham Jepang, saham Inpex turun 1,33 persen. Fuji Oil turun 2,83 persen. Petrochina turun 1,17 persen. Korea's S Oil turun 3,13 persen.
Nilai tukar rupiah -0,84 persen ke level Rp14.557 (pukul 12:00 pm)
Bursa Asia
Pasar saham Asia melemah pada sesi pagi perdagangan hari Kamis (06/12), kelanjutan pelemahan bursa global menjelang pertemuan OPEC yang semakin dekat.
MSCI Asia Pacific Indes sebagai tolok ukur pasar saham regional (tidak termasuk bursa Jepang) turun 1,2 persen.
Tolok ukur pasar saham China kompak bergerak melemah. Indeks Shanghai di zona merah dan Indeks Shenzhen drop 1,32 persen.
Tekanan juga terjadi di bursa Hong Kong setelah Indeks Hang Seng melorot. Indeks Hang Seng tumbang seiring tekanan yang terjadi pada saham unggulan, Tencent yang jatuh sebesar 3,6 persen.
Sementara itu Indeks Nikkei 225 terkoreksi dan Indeks Topix di bursa Jepang drop 2,16 persen. Di bursa Korsel, Indeks Kospi melemah 1,41 persen.
Indeks ASX 200 (Australia) tumbang -0,52 persen dibarengi indeks sektoral yang bergerak mixed. Sektor energi di bursa Australia turun 0,51 persen jelang meeting OPEC . Dolar Australia di level $0,7223 atau melemah dari level $0,735.
Indeks dolar AS ke level 97,010 melemah dari sesi sebelumnya di level 97,047. Kurs yen di level 112,67 terhadap dolar AS melorot dari level di atas 112,7. Dolar
Indeks Nikkei 225 (Jepang) -2,45% ke level 21.382 (11.45 am)
Indeks Hang Seng (Hong -2,62% ke posisi 26.117.
Indeks Shanghai (China) -1,28% ke posisi 2.615.
Indeks Straits Times (Singapura) -1,13% ke level 3.120. (12.00 pm).
Oil
Harga minyak melemah berbarengan dengan pelemahan pasar saham pada perdagangan hari Kamis (06/12) pagi di pasar Asia. Tetapi aktivitas perdagangan masih semarak menjelang meeting OPEC yang diperkirakan sepakat untuk memangkas pasokan. Kesepakatan ini bertujuan mengatasi banjir pasokan yang telah menekan harga minyak turun hingga 30 persen terhitung sejak Oktober tahun ini.
Minyak Brent drop 7 sen ke harga USD61,49 per barel. Harga minyak WTI turun 23 sen ke harga USD52,66 per barel. (pukul 01:40 GMT).
(cnbc/awsj/reuters/idx)

Sumber : admin
8,350
-1.2 %
-100 %

2,954

BidLot

2,849

OffLot