Bursa Siang: Testimoni The Fed Dukung Market Regional, IHSG Turun Tipis
Thursday, July 11, 2019       12:53 WIB

Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) melemah tipis pada akhir perdagangan sesi pagi hari Kamis (11/7). Indeks drop -0,07 persen (-5 poin) ke level 6.406.
Indeks LQ45 -0,23% ke 1.022. Indeks IDX30 -0,26% ke level 562. IDX80 -0,24% ke 145. Indeks JII -0,62% ke posisi 691. Indeks Kompas100 -0,20% ke 1.300. Indeks Sri Kehati -0,18 persen ke 407 dan Indeks SMInfra18 -0,48 persen ke level 350.
IHSG terkoreksi tipis setelah dalam menguat dalam 3 hari terakhir. Sementara sebagian besar bursa regional naik signifikan pasca munculnya sinyal penurunan suku bunga acuan oleh the Fed.
Saham-saham teraktif: , , , , , -W, .
Saham-saham top gainers LQ45: , , , , , , .
Saham-saham top losers LQ45: , , , , , , .
Nilai transaksi mencapai Rp5,22 triliun. Volume trading sebanyak 132,81 juta lot saham. Investor asing membukukan beli bersih Rp500,67 miliar.
Nilai tukar rupiah menguat +0,46% di level Rp14.060 terhadap USD (12.00 pm).
Bursa Asia
Market Asia bergerak menguat di akhir sesi pagi pada perdagangan hari Kamis (11/7). Hal ini terjadi setelah Chairman the Fed Jerome Powell mengisyaratkan sinyal segera menurunkan suku bunga pada bulan ini. Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk bursa Jepang) naik 0,8 persen.
"Pasar berharap the Fed mengekspresikan pandangan dovish dan mereka (market) mendapatkan apa yang menjadi keinginan," ujar Masahiro Ichikawa, Analis pada Sumitomo Mitsui DS Asset Management.
Menurut dia, fokus pasar ke depan adalah data indikator perekonomian di AS seperti data inflasi yang akan dirilis hari ini waktu AS serta apakah data ekonomi tersebut menjamin penurunan suku bunga hingga 50 basis poin pada bulan ini.
Akhir sesi pagi bursa saham China menghijau. Indeks Shenzhen Component naik 0,4 persen. Indeks Shenzhen Composite naik 0,372 persen. Sedangkan Indeks Hang Seng di bursa saham Hong Kong juga menguat signifikan.
Di bursa saham Jepang, Indeks Nikkei 225 menguat ketika perdagangan masuk sesi siang sedang berlangsung. Sementara Indeks Topix naik 0,52 persen. Harga saham Nintendo naik 3,5 persen setelah mengumumkan pengganti konsol video gamenya dengan versi murah.
Hubungan diplomatik Korea dan Jepang sedang buruk . Pekan lalu Jepang mengumumkan larangan ekspor 3 jenis bahan baku yang digunakan untuk chip dan display smartphone seiring perselisihan dengan Korsel mengenai warga Korsel yang dipaksa bekerja pada perusahaan-perusahaan Jepang selama Perang Dunia II.
Pada hari Kamis ini, Korsel mengumumkan penyisihan anggaran hingga 300 miliar won (setara USD 256 juta) guna mengatasi larangan ekspor oleh Jepang tersebut.
Indeks Kospi di bursa Korsel menguat 1,18 persen dengan dukungan emiten unggulan SK Hynix yang menguat 4,5 persen. Saham sejumlah perusahaan berpotensi terkena dampak larangan ekspor oleh Jepang seperti Samsung Electronics dan SK Hynix. Harga saham kedua perusahaan asal Korsel tersebut naik masing-masing 2,09 persen dan 2,88 persen.
Sementara Indeks ASX200 di bursa Australia menguat 0,47 persen seiring penguatan seluruh sektor saham.
Di pasar finansial, Indeks dolar AS melemah ke level 96,864 dibandingkan level kemarin pada posisi 97,5. Nilai tukar yen menguat ke posisi 107,98 terhadap USD dibanding posisi sesi sebelumnya di level 108,5. Dolar Australia menguat ke posisi $0,6972 dari posisi sesi kemarin di level $0,695.
Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,47% ke posisi 21.634 (11.44 am).
Indeks Hang Seng (Hong Kong) +1,19% ke level 28.539 (break).
Indeks Shanghai (China) +0,33% pada level 2.924 (break).
Indeks Straits Times (Singapura) +0,66% ke level 3.362 (12.00 pm).
Minyak
Harga minyak menguat pada perdagangan sesi pagi, hari Kamis (11/7) di pasar komoditas Asia. Minyak ke level tertinggi dalam 6 pekan terakhir seiring badai di Teluk Mexico yang mengancam produksi. Sementara insiden kapal tanker Inggris di Timur Tengah meningkatkan ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung.
Minyak WTI naik 34 sen ke harga USD 60,77 per barel (pukul 03:37 GMT) setelah sempat menyentuh harga tertinggi di USD 60,83 per barel jika dihitung sejak 23 Mei.
Minyak Brent naik 30 sen ke harga USD 67,31 per barel. Brent sempat ke harga tertinggi di USD 67,38 jika diukur sejak 30 Mei.
(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin
3,590
0.0 %
0 %

0

BidLot

0

OffLot