Bursa Sore: Regional Variatif, IHSG Solid di Sepanjang Sesi
Monday, April 16, 2018       16:42 WIB

Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berada di zona positif pada perdagangan hari Senin (16/4). IHSG melaju +0,26 persen (+16 poin) ke level 6.286.
Indeks Kompas100 +0,51% ke posisi 1312. Indeks LQ45 +0,51% ke level 1027 poin. Indeks JII +0,67% ke 725 poin. IDX30 +0,42% ke level 559 poin. Indeks SM Infra18 -0,07% ke posisi 354. Indeks Sri Kehati +0,46% ke posisi 378.
Saham-saham teraktif yang diperdagangkan adalah , , , , , , , , dan . Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp4,99 triliun dengan volume trading sebanyak 67,11 juta lot saham. Pemodal asing aksi jual bersih (net sell) senilai -Rp551,16 miliar.
Neraca perdagangan RI pada Maret 2018 tercatat mengalami surplus sebesar USD1,09 miliar. Walaupun masih cukup kecil namun nilai perdagangan ini menjadi pembeda dibandingkan neraca perdagangan Januari - Februari 2018 karena pada kurun waktu tersebut terjadi defisit.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto, mengatakan nilai ekspor pada periode Maret 2018 sebesar USD15,58 miliar dan nilai impor sebesar USD14,49 miliar. Secara bulanan ekspor pada Maret 2018 naik 10,24 persen. Sedangkan untuk impor meningkat 2,13 persen.
Faktor internal ini lebih dominan menjadi sentimen positif bagi IHSG . Sementara regional bergerak mixed seiring sentimen ketegangan politik di Syria.
Nilai tukar rupiah -0,02 persen di posisi Rp13.779 per USD. (16.00 pm).

Sector

% Change

Top Gainer

Last (Rp)

Change (+Rp)

Top Loser

Last (Rp)

Change (-Rp)

CONSUMER

1,13



75

19



202

-62

MINING

-0,55



66

14



10.4

-2.6

AGRI

0,15



462

92



7.125

-1.675

MANUFACTUR

0,70



1.56

310



192

-26

MISC -IND

1,22



103

18



310

-42

FINANCE

0,12



498

76



1.39

-185

INFRASTRUC

0,22



720

105



77

-10

TRADE

-0,02



62

9



330

-40

BASIC-IND

-0,37



910

115



1.21

-140

PROPERTY

-0,28



75

9



1

-100

source: idx.co.id

Bursa Asia
Market saham Asia bergerak mixed pada perdagangan hari Senin (16/4) awal pekan ini. Pasar saham Hong Kong paling melemah di regional pada perdagangan awal pekan ini. Para pemodal mencermati ketegangan geopolitik Timur Tengah di tengah situasi serangan rudal USA ke Syria pada akhir pekan lalu.
Di pasar saham Jepang, Indeks Nikkei 225 naik 56,79 poin. Indeks Topix menguat 0,4 persen. Saham-saham sektor banking dan sekuritas melemah secara moderat. Sementara saham utiliti dan farmasi berkontribusi terhadap penguatan indeks.
Indeks Kospi pada sesi sebelumnya bergerak di zona negatif sebelumnya berakhir menguat 0,1 persen. Saham tekno variatif. Emiten dari sektor tersebut, Samsung Electronics naik 1,08 persen. Sedangkan sebagian besar saham manufaktur sebagian besar melemah.
Pasar saham Australia menguat setelah Indeks S&P/ASX200 naik 0,21 persen berkat dukungan saham-saham energi dan utiliti.
Sementara itu market saham Hong Kong tumbang. Indeks Hang Seng berada di garis merah. Pelemahan Indeks Hang Seng secara signifikan seiring tekanan pada saham-saham tekno dan finansial unggulan. Laju saham-saham properti juga terhambat. Emiten unggulan dari sektor tersebut China Evergrande tumbang 5,3 persen.
Sedangkan pasar saham China daratan juga bergerak melemah. Indeks Shenzhen turun 0,52 persen. Indeks saham-saham unggulan, CSI 300 turun 1,6 persen tertekan oleh saham-saham ansuransi dan perbankan unggulan.
Indeks berjangka bursa USA bergerak menguat. Indeks Dow Jones berjangka naik 159 poin. Indeks S&P 500 berjangka dan Nasdaq berjangka juga menguat.
Sebagian besar market regional bergerak agak tenang menyusul ketepatan serangan rudal di Syria pada Jumat pekan lalu waktu USA. Serangan bersama-sama dengan Inggris dan Perancis dimaksudikan untuk membuat jera penyalahgunaan senjata kimia.
Analis pada National Australia Bank, Ray Attrill mengatakan serangan udara yang berlangsung pada Jumat tersebut sejauh ini hanya menarik kecaman verbal dari Rusia. "Prediksi Rusia global akan chaos bila negara-negara Barat memerang Syria lagi sehingga mengisi pasar dengan ketakutan baru setidaknya menilai dari pergerakan pasar valuta asing yang terbatas dalam 2 jam pertama perdagagan awal pekan," ujarnya.
Nilai tukar dolar AS terhadap yen melemah tipis di posisi 107,21 (pukul 3.01 pm). Sedangkan Indeks dolar AS di posisi 89,747.
Tensi ketegangan hubungan dagang USA vs China tampaknya menyurut setelah mendominasi perhatian utama pada pekan-pekan terakhir ini. "Terdapat beberapa bukti dari kedua pihak setelah Presiden China Xi Jinping tampil pada Boao Forum dan Trump optimis kesepakatan mungkin benar-benar akan tercapai," ujar Zhu Huani, Ekonom pada Mizuho Bank.
Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,26% ke level 21.835,53
Indeks Hang Seng (Hong Kong) -1,60% ke level 30.315,59.
Indeks Shanghai (China) -1,53% ke posisi 3.110,65.
Indeks Straits Times (Singapura) -0,12% ke level 3.497,01.
Bursa Eropa
Market saham Eropa mixed pada menit-menit awal perdagangan hari Senin (16/4) pagi waktu setempat. Para pemodal tampaknya memperkirakan serangan rudal aliansi barat yang dimotori USA ke Syria saat ini menimbulkan ketegangan kawasan Timur Tengah.
Indeks FTSE (Inggris) -0.04% ke level 7.261,70.
Indeks DAX (Jerman) +0.09% di posisi 12.453,61.
Indeks CAC (Perancis) +0.01% ke posisi 5.315,51.
Oil
Pasar komoditas minyak tegang mengantarkan harganya jatuh pada trading hari Senin (16/4) sore karena pembukaan market menyusul serangan rudal aliansi barat ke Syria pada akhir pekan lalu. Selain itu karena faktor eksplorasi minyak Amerika tercatat meningkat.
Harga minyak Brent drop 80 sen ke posisi USD71,78 per barel (pukul 06.43 GMT). Sementara minyak WTI melemah 68 sen ke level USD66,71 per barel.
(cnbc/awsj/reuters/mk)

Sumber : admin

berita terbaru
Thursday, Oct 18, 2018 - 14:44 WIB
Gandeng Jamdatun, Telkom Terapkan GCG
Thursday, Oct 18, 2018 - 14:36 WIB
Upaya Indonesia Terbitkan Green Bond Undang Reaksi
Thursday, Oct 18, 2018 - 14:15 WIB
Laba Bank Bukopin Menggemuk per September 2018
Thursday, Oct 18, 2018 - 14:03 WIB
Penjualan Fajar Surya Wisesa Tumbuh 50%
Thursday, Oct 18, 2018 - 14:02 WIB
ADHI Miliki 10% Saham Tol Cikunir Ulujami
Thursday, Oct 18, 2018 - 14:02 WIB
DSSA Suntik Anak Usaha Senilai Rp 4,5 Miliar
Thursday, Oct 18, 2018 - 13:46 WIB
Antam dan Timah Berhasil Tekan Biaya Eksplorasi
60
-1.6 %
-1 %

1,734

BidLot

2,946

OffLot