Daimler Angkat Sektor Otomotif, Market Eropa Catat Posisi Rekor Tertinggi
Saturday, April 17, 2021       06:47 WIB

Ipotnews - Market saham Eropa menorehkan rekor tertinggi pada perdagangan akhir pekan ini, menandai kenaikan mingguan dalam 7 pekan beruntun. Unjuk kekuatan ini terjadi setelah data ekonomi China dan USA yang kuat menebar optimisme pemulihan global yang cepat.
Indeks Pan Eropa, Stoxx 600 menguat 0,8 persen. Di bursa saham Jerman, Indeks DAX naik 1,34 persen ke level 15.459. Indeks FTSE (Inggris) melaju 0,52 persen ke level 7.019 dan Indeks CAC di bursa saham Perancis naik 0,85 persen ke arah posisi 6.287. Market saham Inggris ke posisi closing tertinggi dalam 1 tahun terakhir.
Pasar saham global mencapai rekor tertinggi setelah data menunjukkan pemulihan ekonomi China melesat signifikan pada kuartal pertama. Sementara penjualan ritel USA periode Maret naik tertinggi dalam 10 bulan terakhir.
"Kabar baik terus mengalir baik dari sektor korporasi dan ekonomi, setelah dimulainya periode laporan laba emiten yang sangat baik sektor bank selama beberapa hari terakhir. Sekarang fokusnya menjadi lebih luas, dengan cakupan sektor yang lebih luas," kata Chris Beauchamp, analis di IG.
Harga saham produsen mobil dan truk Jerman, Daimler, naik 2,7% seiring kenaikan harga jual dan permintaan yag kuat di China. Hal ini membantu Daimler membukukan lonjakan laba operasi kuartalan yang lebih baik dari perkiraan. Menyusul kinerja Daimler, Indeks saham otomotif naik 2,1 persen mengungguli sektor-sektor lainnya di bursa Eropa. Data menunjukkan registrasi mobil baru melonjak 87,3 persen di bulan Maret di seluruh Uni Eropa.
Indeks Stoxx 600 menorehkan penguatan mingguan terpanjang dalam hampir 3 tahun terakhir. Pada akhir pekan ini, Stoxx 600 naik 1 persen secara mingguan (W-o-W). Sebagian besar market saham Eropa bertahan di kisaran level sebelum pandemi. Analis memperkirakan laba emiten dalam Indeks Stoxx 600 akan naik 55 persen pada kuartal pertama setelah turun 40 persen di kuartal yang sama tahun lalu.
Jajak pendapat Reuters terhadap para ekonom menunjukkan ekonomi Eropa akan pulih dengan level yang jauh lebih lemah dari ekspektasi pada kuartal ini. Peluncuran program vaksinasi yang lebih lambat adalah satu di antara risiko terbesar. Fitch pada hari Jumat mengatakan setidaknya butuh satu dekade rasio utang terhadap PDB Italia untuk kembali ke level sebelum covid-19.
Saham Bank of Ireland melonjak 8,4% bertengger ke puncak Stoxx 600 setelah mencapai kesepakatan dengan grup keuangan Belgia KBC untuk menjajaki penjualan sebagian besar unit KBC Irlandia. Emiten pembuat Lancome L'Oreal tergelincir 1,8% karena kekecewaan pada revisi target divisi produk konsumen meskipun kinerja grup secara keseluruhan kuat.
Minggu depan, perhatian pelaku pasar di market Eropa akan tertuju pada pertemuan Bank Sentral Eropa pada hari Kamis.
"ECB akan melihat peningkatan sementara inflasi sebagai perhatian utama dan tidak akan menerima kenaikan apapun dalam imbal hasil obligasi kecuali jika itu adalah hasil dari prospek pertumbuhan yang lebih baik," kata Tim Riset ING dalam sebuah catatan.
(reuters/mk)

Sumber : admin