Dalam Bayang Pelemahan IHSG, Lepas Tiga ETF Saham Berikut...
Friday, October 12, 2018       09:01 WIB

Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) masih dalam bayang-bayang pelemahan, sehingga diperkirakan kinerja ETF saham pada perdagangan akhir pekan ini, Jumat (12/10), juga masih dalam tekanan.
Untuk itu, Tim Analis Indo Premier Sekuritas dalam rilis risetnya pagi ini merekomendasikan lepas ETF saham berikut:
R-LQ45X (940), Rekomendasi: SELL
Candle ditutup di bawah EMA5,10 dan membentuk pola black opening marubozu yang merupakan sinyal bearish continuation, stochastic netral dan MACD histogram divergence negatif. Target pelemahan harga pada level 930 kemudian 916 dengan resist di 955 kemudian 970.
(646), Rekomendasi: SELL
Candle ditutup di bawah EMA5,10 dan membentuk pola black opening marubozu yang merupakan sinyal bearish continuation, stochastic over sold dan MACD histogram divergence negatif. Target pelemahan harga pada level 630 kemudian 615 dengan resist di 660 kemudian 675.
(960), Rekomendasi: SELL
Candle ditutup di bawah EMA5,10 dan membentuk pola black opening marubozu yang merupakan sinyal bearish continuation, stochastic netral dan MACD histogram divergence negatif. Target pelemahan harga pada level 945 kemudian 930 dengan resist di 975 kemudian 990.
Sebagai perbandingan, pada penutupan perdagangan kemarin, Kamis (12/10), IHSG yang merosot 118 poin atau 2.02% ke level 5.703 pada penutupan memaksa 19 ETF saham yang diperdagangkan ikut terseret pelemahan cukup dalam, dengan penurunan nilai aktiva bersih (NAB/NAV) berkisar 2.04% hingga 3.05%.
Dalam tekanan di pasar saham tersebut, (ETF berbasis saham-saham syariah) mencatatkan penurunan NAV paling minimal dengan ditutup pada level Rp 426 atau melemah 2.04%, dipicu oleh penurunan harga atas 17 dari total 18 saham kategori syariah berkapitalisasi besar yang masuk dalam portofolio .
Adapun (ETF berbasis saham-saham financial-related) mencatatkan penurunan NAV terdalam ditutup pada level Rp 575 atau melemah 3.05% akibat penurunan seluruh 9 saham emiten perbankan konvensional dari total 18 saham-saham kategori financial-related yang masuk dalam portofolio .
Pelemahan seluruh sektor saham mendorong penurunan NAV seluruh 19 ETF saham yang diperdagangkan pada penutupan perdagangan sore ini termasuk penurunan NAV beberapa ETF berbasis saham-saham broad-based index dengan pengelolaan pasif antara lain (-2.66%), (-2.62%), (-2.61%),(-2.41%), (-2.39%), dan (-2.27%).
"Investor dapat menggunakan kesempatan ini untuk melakukan aksi buy on weakness atas beberapa ETF berbasis saham-saham broad-based index dengan pengelolaan pasif tersebut," demikian saran ETF Desk Indo Premier Sekuritas.

Sumber : admin
1,008
0.0 %
0 %

14,780

BidLot

12,792

OffLot